BULUNGAN – KALTARA, Palang Merah Indonesia (PMI) Kabupaten Bulungan mengerahkan tiga personel untuk merespons kebakaran hutan dan lahan (KARHUTLA) yang terjadi di Selimau 1, Teluk Selimau, Kabupaten Bulungan, Kalimantan Utara, Sabtu (15/8), sekitar pukul 10.30 WITA.
Respons tersebut dilakukan setelah PMI menerima informasi kejadian dari Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Bulungan. Hingga pembaruan informasi pada pukul 15.45 WITA, penyebab kebakaran belum diketahui.
Tiga personel PMI yang diterjunkan terdiri atas unsur Pengurus, Pegawai dan Relawan. Tim PMI menuju lokasi untuk melakukan asesmen awal, berkoordinasi dengan instansi terkait, serta memberikan pelayanan pertolongan pertama dan dukungan ambulans sesuai kebutuhan di lapangan.
Ketua Bidang Relawan PMI Kabupaten Bulungan Zubair, S.Pd., yang mewakili Ketua PMI Kabupaten Bulungan Ir. Iwan Sugianta, S.T., M.T., turut melakukan pemantauan langsung di lokasi kejadian.
Zubair mengatakan kehadirannya di lapangan merupakan bagian dari monitoring untuk memastikan kesiapan personel, peralatan, dan armada PMI dalam memberikan respons terhadap kejadian bencana.
“Monitoring secara langsung ini dilakukan untuk memastikan kesiapan petugas, peralatan, dan armada PMI dalam memberikan respons terhadap setiap kejadian bencana di Kabupaten Bulungan,” kata Zubair.
Menurut dia, penanggulangan bencana membutuhkan keterlibatan berbagai pihak, termasuk organisasi kemanusiaan seperti PMI, dengan tetap mengedepankan koordinasi bersama pemerintah daerah dan instansi terkait.
“Penanggulangan bencana bukan hanya menjadi tugas pemerintah, tetapi juga menjadi tanggung jawab PMI sesuai amanah Undang-Undang Nomor 1 Tahun 2018 tentang Kepalangmerahan,” ujarnya.
Ia mengatakan PMI Kabupaten Bulungan berkomitmen menjalankan tugas kemanusiaan sekaligus menjaga sinergi dengan Pemerintah Kabupaten Bulungan dan para mitra dalam setiap respons kebencanaan serta memberikan pelayanan kemanusiaan kepada masyarakat,” kata dia.
PMI Kabupaten Bulungan menyatakan akan terus memantau perkembangan situasi KARHUTLA tersebut dan memperbarui informasi apabila terdapat perkembangan lebih lanjut di lapangan.