TARAKAN – KALTARA – PMR Wira Unit SMAN 1 Tanjung Selor melaksanakan kegiatan Studi Tiru pada 4–6 Juni 2026 dengan mengunjungi PMI Kota Tarakan, SMAN 1 Tarakan, SMKN 3 Tarakan, SMAN 3 Tarakan, SMAN 4 Tarakan, dan SMA Hang Tuah Tarakan. Kegiatan yang diikuti oleh 12 anggota PMR dan 1 pembina ini menjadi sarana pembelajaran langsung untuk memperluas wawasan kepalangmerahan, mempererat persaudaraan antarsekolah, serta mengenal berbagai program unggulan yang telah dikembangkan oleh PMR di Kota Tarakan. Melalui kunjungan ini, peserta memperoleh pengalaman berharga tentang kepemimpinan, kerja sama tim, manajemen organisasi, dan pentingnya inovasi dalam membangun kegiatan kemanusiaan yang bermanfaat bagi lingkungan sekolah maupun masyarakat luas.
Menurut Silviana Valennatia Feza Y., anggota PMR Wira SMAN 1 Tanjung Selor, tujuan utama studi tiru adalah untuk saling mengenal satu sama lain, baik dari cara kerja organisasi maupun program kerja yang dilaksanakan di sekolah lain. Kegiatan ini juga menjadi wadah untuk bertukar ide, berbagi pengalaman, serta menemukan inspirasi baru yang dapat diterapkan di sekolah asal. Para peserta tidak hanya mengamati kegiatan yang telah berjalan, tetapi juga berdiskusi mengenai tantangan dan solusi dalam pengembangan PMR. Proses belajar secara langsung ini memberikan pemahaman bahwa keberhasilan sebuah organisasi dibangun melalui komitmen, kreativitas, komunikasi yang baik, serta semangat pelayanan kemanusiaan yang konsisten.
Salah satu agenda yang memberikan kesan mendalam adalah kunjungan ke PMI Kota Tarakan. Di lokasi tersebut, peserta memperoleh pengetahuan mengenai proses donor darah, pengelolaan pelayanan darah, serta peran PMI dalam mendukung kebutuhan kesehatan masyarakat. Michelle Vivia Pallangan menyampaikan bahwa kegiatan ini sangat bermanfaat karena selain menambah relasi dan persahabatan, juga meningkatkan pengetahuan tentang proses donor darah yang selama ini mungkin hanya diketahui secara teori. Ia berharap kegiatan studi tiru dapat menjadi agenda tahunan dan diperluas ke kota-kota lain seperti Balikpapan, Samarinda, maupun daerah besar lainnya agar anggota PMR memiliki kesempatan belajar yang lebih luas dan beragam.
Pembina PMR SMAN 1 Tanjung Selor, Zubair, S.Pd., memberikan apresiasi penuh terhadap pelaksanaan kegiatan ini. Menurutnya, studi tiru merupakan langkah maju untuk belajar, berbagi, dan membandingkan program kerja dengan PMR sekolah lain sehingga dapat menjadi motivasi dalam meningkatkan kualitas organisasi. Ia berharap peserta mampu menyerap ilmu manajemen kepengurusan, sistem pengelolaan organisasi, serta inovasi kegiatan FORPIS yang ada di Kota Tarakan. Zubair juga mengajak seluruh peserta untuk menjadikan pengalaman tersebut sebagai bekal berharga dalam memajukan PMR SMAN 1 Tanjung Selor agar lebih aktif, kreatif, dan berprestasi. Ucapan terima kasih turut disampaikan kepada PMI Kota Tarakan serta seluruh sekolah yang telah menerima dan menyambut rombongan dengan hangat dan penuh kekeluargaan.