TARAKAN-KALTARA, Palang Merah Indonesia (PMI) Kota Tarakan mengumpulkan donasi kemanusiaan sebesar Rp.16,650.000,- dari masyarakat dan sejumlah sekolah di Kota Tarakan untuk membantu masyarakat terdampak bencana di Nusa Tenggara Timur (NTT).
Ketua PMI Kota Tarakan A. Hamid Amren, S.E. mengatakan, dana yang terkumpul tersebut selanjutnya diserahkan kepada PMI Provinsi Kalimantan Utara untuk digabungkan dengan donasi yang dihimpun PMI kabupaten/kota se-Kaltara.
“Dana yang terkumpul dari PMI Kota Tarakan kami serahkan kepada PMI Provinsi Kalimantan Utara. Selanjutnya donasi dari PMI se-Kaltara akan dihimpun menjadi satu dan dikirimkan kepada PMI kabupaten yang terdampak bencana di NTT,” kata Hamid di Tarakan.
Ia menjelaskan, pengumpulan donasi dilakukan selama 18 Agustus hingga 3 September 2026 melalui donasi QRIS/transfer serta penggalangan bantuan melalui sejumlah sekolah.
Dari target awal sebesar Rp10 juta, PMI Kota Tarakan berhasil menghimpun dana Rp16.650.00,- juta. Donasi tersebut berasal dari masyarakat, donasi melalui QRIS, serta sejumlah sekolah, yakni SMAN 2 Tarakan, SMPN 1 Tarakan, SMPN 7 Tarakan, SDN 001 Tarakan, dan SD Yaditra Tarakan.
Menurut Hamid, penghimpunan donasi tersebut merupakan bentuk kepedulian dan solidaritas masyarakat Kota Tarakan terhadap warga yang terdampak bencana.
“Kami menyampaikan terima kasih kepada masyarakat, sekolah, relawan, dan seluruh pihak yang telah berpartisipasi. Ini menunjukkan bahwa semangat kemanusiaan tidak dibatasi oleh jarak,” ujarnya.
Hamid menegaskan, PMI Kota Tarakan tidak menyalurkan donasi tersebut secara langsung ke lokasi terdampak, melainkan menyerahkannya melalui PMI Provinsi Kalimantan Utara sesuai mekanisme koordinasi PMI.
Dana yang telah dihimpun selanjutnya akan digabungkan dengan donasi dari PMI Kabupaten/Kota lainnya di Kalimantan Utara sebelum dikirimkan kepada PMI di wilayah kabupaten yang terdampak bencana di NTT.
“Dengan mekanisme ini, bantuan yang terkumpul dari Kaltara dapat dikelola secara terkoordinasi dan disesuaikan dengan kebutuhan masyarakat terdampak,” katanya.
Ia berharap bantuan tersebut dapat memberikan manfaat bagi masyarakat yang membutuhkan sekaligus memperkuat solidaritas antardaerah dalam penanganan bencana.
PMI Kota Tarakan juga memastikan proses penghimpunan dan penyerahan donasi dicatat dan didokumentasikan sebagai bagian dari pertanggungjawaban serta penerapan prinsip transparansi dan akuntabilitas dalam pengelolaan bantuan kemanusiaan.