KOLABORASI PMI KOTA TARAKAN DENGAN MITRA BAGIKAN 4.000 MASKER UNTUK WARGA

TARAKAN – KALTARA, Palang Merah Indonesia (PMI) Kota Tarakan bersama Dinas Kesehatan Kota, BPBD Kota Tarakan dan Polres Tarakan membagikan 4.000 masker kepada masyarakat di kawasan Lampu Merah Ladang, Kota Tarakan, Kalimantan Utara, Jumat (4/9), sebagai upaya mengurangi dampak paparan asap kebakaran hutan dan lahan (karhutla).

Pembagian masker tersebut diikuti Ketua PMI Kota Tarakan A. Hamid Amren, S.E., bersama jajaran Pengurus, Pegawai Markas PMI, Pegawai Unit Donor Darah serta Relawan PMI Kota Tarakan.

Hamid mengatakan pembagian masker merupakan bagian dari upaya bersama untuk melindungi masyarakat, khususnya mereka yang tetap melakukan aktivitas di luar ruangan saat kualitas udara terdampak asap karhutla.

“Masker ini kami bagikan kepada masyarakat sebagai langkah perlindungan untuk mengurangi paparan asap dan partikel yang dapat mengganggu kesehatan,” katanya.

Ia mengatakan PMI Kota Tarakan akan melanjutkan pembagian masker di sejumlah lokasi yang menjadi pusat aktivitas masyarakat.

PMI Kota Tarakan mendapat dukungan sebanyak 12.000 masker dari PMI Provinsi Kalimantan Utara yang diperuntukkan bagi masyarakat Kota Tarakan.

Setelah pembagian di kawasan Lampu Merah Ladang, distribusi masker berikutnya akan menyasar pasar, pelabuhan, perguruan tinggi dan sejumlah titik lain yang dinilai memiliki aktivitas masyarakat cukup tinggi di ruang terbuka.

Hamid mengharapkan masyarakat memanfaatkan masker tersebut dengan baik, terutama ketika berada di luar ruangan dan saat kondisi udara dipengaruhi asap.

“Kami mengimbau masyarakat untuk menggunakan masker ketika beraktivitas di luar rumah, terutama di lokasi yang terpapar asap. Masyarakat juga perlu mengurangi aktivitas di luar ruangan apabila kondisi udara semakin tidak sehat,” ujarnya.

Selain menggunakan masker, masyarakat diimbau memperhatikan kondisi kesehatan, terutama apabila mengalami keluhan seperti batuk, sesak napas, iritasi mata atau tenggorokan akibat paparan asap.

PMI juga mengajak masyarakat untuk bersama-sama menjaga lingkungan dan meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi karhutla, termasuk menghindari aktivitas yang dapat memicu kebakaran.

Kolaborasi PMI bersama Pemerintah Daerah dan aparat tersebut diharapkan dapat memperkuat upaya perlindungan masyarakat sekaligus meningkatkan kesadaran mengenai pentingnya menjaga kesehatan di tengah kondisi udara yang terdampak asap karhutla.

Login Admin