TARAKAN, KALTARA – Palang Merah Indonesia (PMI) menyelenggarakan Pelatihan Manajemen Tanggap Darurat Bencana (MTDB) dengan tema “Membangun Kesiapsiagaan, Memperkuat Kolaborasi, Menyelamatkan Nyawa”. Kegiatan ini berlangsung selama tujuh hari, mulai tanggal 21-27 Juni 2026, bertempat di Aula Rumah Jabatan Sekretaris Daerah Kabupaten Bulungan.
Pelatihan secara resmi dibuka oleh Ketua PMI Provinsi Kalimantan Utara dan dihadiri oleh jajaran pengurus PMI serta seluruh peserta pelatihan. Sebanyak 26 peserta dari PMI Kabupaten/Kota mengikuti kegiatan ini sebagai upaya peningkatan kapasitas sumber daya manusia dalam menghadapi situasi darurat dan bencana.
Dalam sambutannya, Ketua PMI Provinsi Kalimantan Utara, Risdianto menyampaikan bahwa pelatihan MTDB merupakan langkah strategis untuk memperkuat kemampuan relawan dan pegawai PMI dalam melaksanakan manajemen tanggap darurat yang efektif, terkoordinasi, dan sesuai standar. Selain itu, kolaborasi antar pemangku kepentingan menjadi faktor penting dalam memberikan pelayanan kemanusiaan yang cepat dan tepat saat terjadi bencana.
Selama pelatihan, peserta akan mendapatkan berbagai materi terkait manajemen tanggap darurat bencana, mulai dari asesmen kebutuhan, koordinasi dan komunikasi, perencanaan operasi, pengelolaan informasi, hingga simulasi penanganan keadaan darurat. Kegiatan ini diharapkan dapat meningkatkan kesiapsiagaan peserta dalam menghadapi berbagai potensi bencana di wilayah Kalimantan Utara.
Melalui pelatihan MTDB ini, PMI berharap dapat mencetak sumber daya manusia yang kompeten, siap siaga, serta mampu bekerja sama secara efektif dalam memberikan respons kemanusiaan, sehingga tujuan utama untuk menyelamatkan nyawa dan mengurangi dampak bencana dapat tercapai dengan lebih optimal.