TANJUNG SELOR KALTARA, – Palang Merah Indonesia (PMI) Kabupaten Bulungan menggelar Pelatihan Manajemen Palang Merah Remaja (PMR) bagi pembina PMR se-Kabupaten Bulungan pada 4 Agustus 2026 di Aula Markas PMI Kabupaten Bulungan, Tanjung Selor. Kegiatan yang mengusung tema “Membentuk Pembina PMR yang Kompeten, Peduli, dan Siap Berkontribusi untuk Kemanusiaan” tersebut dibuka oleh Ketua Dewan Kehormatan PMI Kabupaten Bulungan, H. Jamaluddin Saleh, S.Pd., mewakili Ketua PMI Kabupaten Bulungan.
Pelatihan diikuti 40 peserta yang terdiri atas pembina PMR Mula tingkat SD, PMR Madya tingkat SMP, PMR Wira tingkat SMA/SMK, serta relawan PMI Kabupaten Bulungan. Kegiatan ini bertujuan meningkatkan kapasitas peserta dalam mengelola pembinaan dan pengembangan PMR sesuai Pedoman Manajemen PMR PMI.
Dalam sambutannya, Jamaluddin mengatakan pembinaan PMR memerlukan pembina yang kompeten, memiliki semangat kesukarelaan, dan mampu menjawab tantangan kemanusiaan yang semakin kompleks.
“Melalui pelatihan ini kami berharap peserta mampu meningkatkan kualitas pembinaan PMR di sekolah, terus berinovasi, serta menerapkan pengetahuan dan keterampilan yang diperoleh ketika menghadapi berbagai permasalahan kemanusiaan di lapangan,” katanya.
Ia menambahkan, meningkatnya frekuensi bencana dan berbagai persoalan sosial menjadi tantangan yang membutuhkan relawan tangguh sejak usia muda melalui pembinaan PMR yang berkelanjutan. Menurutnya, peningkatan kapasitas pembina menjadi salah satu kunci dalam membentuk generasi relawan yang siap mengabdi kepada masyarakat.
Pelatihan menghadirkan narasumber Kadek Sumardika dari PMI Kabupaten Buleleng, Bali, Amrin, SE selaku Kepala Markas PMI Provinsi Kalimantan Utara, serta fasilitator dari PMI Kabupaten Bulungan.
Melalui kegiatan ini, PMI menargetkan tersedianya fasilitator dan pengelola PMR yang kompeten, meningkatnya kualitas pelaksanaan pelatihan dan pembinaan PMR sesuai standar organisasi, tertibnya administrasi serta pendataan PMR, hingga tersusunnya rencana tindak lanjut pengembangan PMR di Kabupaten Bulungan sebagai upaya memperkuat pembinaan generasi muda yang peduli dan siap berkontribusi dalam aksi-aksi kemanusiaan.