BERITA UTAMA

Semangat Kemanusiaan Menyala di Borneo Red Cross Competition 2025

BRCC (1)
Juri Melakukan Penilaian terhadap Salah Satu Peserta Lomba

TARAKAN - KALTARA, Suasana semangat dan solidaritas kemanusiaan terasa hangat di Kampus Universitas Borneo Tarakan, tempat digelarnya ajang Borneo Red Cross Competition (BRCC) yang berlangsung selama dua hari, 1–2 November 2025.
Kegiatan ini diselenggarakan oleh UKM KSR Unit Universitas Borneo Tarakan sebagai wadah pengembangan keterampilan dan karakter kepalangmerahan bagi anggota Palang Merah Remaja (PMR) se-Kota Tarakan.

Acara dibuka secara resmi oleh Muhammad, S.Kom., M.Kom, selaku Wakil Ketua Bidang Sukarelawan dan PSD PMI Kota Tarakan. Dalam sambutannya, beliau menyampaikan apresiasi yang tinggi terhadap semangat para peserta yang menjunjung nilai-nilai kemanusiaan melalui ajang BRCC. Kami sangat mengapresiasi semangat adik-adik PMR yang terus berlatih, berjiwa solidaritas, dan siap menjadi relawan muda yang tangguh. Kegiatan seperti ini membentuk karakter dan kesiapsiagaan mereka dalam aksi kemanusiaan di masa depan,” ujarnya.

Kegiatan yang diikuti oleh 31 sekolah ini terdiri dari PMR Mula (6 sekolah), PMR Madya (12 sekolah), dan PMR Wira (13 sekolah). lomba digelar untuk menguji kemampuan para peserta, Yaitu Pertolongan Pertama dan Cerdas Cermat. Ketua Panitia Pelaksana Rizqi Rahayu Putri menjelaskan bahwa tujuan kegiatan ini adalah untuk mempererat hubungan antar unit PMR sekaligus mengasah kemampuan peserta dalam menerapkan prinsip-prinsip kepalangmerahan. Kami ingin BRCC menjadi ruang belajar dan ajang pembuktian bahwa PMR bukan hanya aktif di sekolah, tetapi juga mampu berkontribusi nyata dalam kegiatan kemanusiaan,” ungkap Rizqi. Ia juga menambahkan, kegiatan ini diharapkan dapat menumbuhkan semangat kerelawanan sejak dini serta memperkuat jejaring antaranggota PMR di Tarakan dan Kalimantan Utara.

Menariknya, PMI Provinsi Kalimantan Utara juga turut ambil bagian dalam kegiatan ini dengan menugaskan Pratiwi, pegawai PMI Provinsi Kaltara, sebagai juri lomba Pertolongan Pertama untuk semua tingkatan PMR. Pratiwi menyampaikan apresiasi atas antusiasme para peserta yang menunjukkan kemampuan luar biasa dalam simulasi pertolongan pertama.

Kegiatan ini menjadi bukti nyata bahwa semangat kemanusiaan sudah tumbuh kuat di kalangan remaja. Kami berharap BRCC terus berlanjut dan menjadi agenda rutin pembinaan PMR di Kalimantan Utara,” ujarnya.

Dengan terselenggaranya BRCC 2025, diharapkan muncul lebih banyak relawan muda yang tidak hanya terampil, tetapi juga memiliki empati, kepedulian, dan kesiapsiagaan tinggi untuk terus menebarkan nilai-nilai kemanusiaan di Bumi Paguntaka.