DONASI NTT - Ketua PMI Kabupaten Nunukan Saddam Husein menyampaikan hasil penggalangan donasi untuk korban gempa Nusa Tenggara Timur (NTT) di Markas PMI Nunukan, Kamis (17/9/2026). PMI Nunukan berhasil mengumpulkan donasi senilai Rp115,856 juta berupa uang tunai dan bantuan logistik.
PMI Nunukan mengumpulkan total bantuan Rp115.856.000 (uang tunai Rp31,3 juta dan estimasi barang Rp84,6 juta) dari solidaritas warga Nunukan untuk gempa Flores NTT.
Logistik sembako, obat-obatan, dan perlengkapan bayi dikirim dua tahap memprioritaskan kawasan sulit dijangkau seperti Pulau Palue di Kabupaten Sikka.
Bantuan uang tunai disalurkan via PMI Provinsi Kaltara untuk mendukung penanganan pascabencana di tiga wilayah yakni Kabupaten Nagekeo, Ngada, dan Manggarai Timur.
TRIBUNKALTARA.COM, NUNUKAN - Duka mendalam yang dirasakan masyarakat Flores, Nusa Tenggara Timur (NTT) akibat guncangan gempa bumi berkekuatan magnitudo 7,7 menyulut kepedulian warga di ujung perbatasan Kalimantan Utara (Kaltara).
Melalui gerakan aksi tanggap darurat bencana, Palang Merah Indonesia (PMI) Kabupaten Nunukan berhasil menghimpun bantuan kemanusiaan dengan nilai total mencapai Rp115.856.000.
Ketua PMI Nunukan, Saddam Husein, membeberkan perolehan donasi masyarakat tersebut dipilah menjadi dua bentuk penyaluran, yakni uang tunai dan logistik barang.
"Total donasi yang berhasil kita kumpulkan senilai Rp115.856.000. Terdiri dari bantuan uang tunai sebesar Rp31.366.000 serta akumulasi estimasi logistik berupa barang sebesar Rp84.690.000," terang Saddam Husein dalam pemaparannya di Markas PMI Nunukan, Kamis (17/9/2026).
Logistik 2 Tahap Menyasar Pengungsi Pulau Palue
Pengumpulan barang bantuan dilakukan dalam dua gelombang operasional, yakni tahap pertama pada 20–24 Agustus 2026 dan dilanjutkan tahap kedua pada 28 Agustus–4 September 2026.
Logistik yang terhimpun mencakup kebutuhan mendasar pengungsi, di antaranya 246 dus mi instan, 31 dus sarden, popok bayi, minyak kayu putih, pembalut, peralatan mandi, hingga 11 koli pakaian layak pakai.
Pengiriman barang dikirimkan sebanyak dua tahap berkoordinasi dengan BPBD dan jaringan PMI di wilayah terdampak.
Salah satu kawasan yang menjadi sasaran utama distribusi adalah pengungsi di Pulau Palue, Kabupaten Sikka.
"Pulau Palue menjadi perhatian khusus kami karena akses distribusi ke wilayah tersebut memiliki tantangan tersendiri dan sempat mengalami kekurangan pasokan bantuan. Karena itu kami berkoordinasi langsung dengan tim lapangan agar bantuan terbagi merata," paparnya.
17092026 PMI Nunukan donasi untuk NTT 02
DONASI NTT - Ketua PMI Kabupaten Nunukan Saddam Husein menyampaikan hasil penggalangan donasi untuk korban gempa Nusa Tenggara Timur (NTT) di Markas PMI Nunukan, Kamis (17/9/2026). PMI Nunukan berhasil mengumpulkan donasi senilai Rp115,856 juta berupa uang tunai dan bantuan logistik.
Uang Donasi Ditransfer ke 3 Kabupaten Terdampak
Adapun untuk donasi berupa uang tunai, PMI Nunukan menyalurkannya melalui PMI Provinsi Kaltara untuk kemudian dikonsolidasikan bersama PMI Pusat.
Melalui mekanisme ini, dana kemanusiaan masyarakat Kaltara dialokasikan secara proporsional masing-masing sebesar Rp29.172.233 kepada tiga markas PMI kabupaten di NTT, yakni PMI Kabupaten Nagekeo, Ngada, dan Manggarai Timur.
Saddam menyampaikan apresiasi tinggi kepada Pemerintah Kabupaten Nunukan, BPBD, instansi maritim, BUMN, organisasi kemasyarakatan, serta seluruh warga Nunukan yang telah memercayakan penyaluran bantuannya.
"Kita semua bersaudara. Apa yang dirasakan saudara-saudara kita di lokasi bencana, itu juga bisa kita rasakan. Kepedulian dan solidaritas ini menjadi kekuatan penting bagi kita untuk saling berbagi," tutup Saddam.
TribunKaltara