RESPON PMI KABUPATEN NUNUKAN ATAS BANJIR DAN TANAH LONGSOR

Nunukan, 03 Agustus 2026
Curah hujan yang tinggi mengguyur Pulau Nunukan sejak Pukul 02.00-07.30 pagi, mengakibatkan banjir di beberapa titik di kecamatan Nunukan dan Nunukan Selatan.

Atas kejadian ini Palang Merah Indonesia (PMI) Kabupaten Nunukan Langsung merespon dengan menugaskan staf dan relawan, yang selanjutnya bekerja sama dengan stakeholder yang ada seperti Pemerintah kecamatan Nunukan dan Nunukan Selatan, BPBD Kabupaten Nunukan, TNI/Polri, hingga masyarakat setempat yang terdampak banjir.

Mulai melakuakan Assessment, evakuasi barang, membersihkan ranting atau sampah yang menyumbat aliran sungai dan selokan hingga melakukan penyedotan air yang menggenangi rumah warga yang terdampak menggunakan mesin alkon semua di lakukan Oleh Tim yang terlibat.

RT. 13 dan RT. 16 Jl. Sei. Bilal adalah 2 wilayah yang terdampak Banjir parah sementara RT. 20 Jl. Sei. Fatimah itu terjadi Tanah Longsor yang mengakibatkan 1 bangunan rumah tinggal dan sebagian ruas jalan Rusak berat, secara keselurhan ini merupakan daerah Kelurahan Nunukan barat Kecamatan Nunukan.

Sementara untuk Daerah Nunukan Selatan Tim PMI terfokus pada RT. 13 Jl. Sei. Sembilan yang juga termpak banjir hingga keruas Jalan. Keterlibatan PMI Nunukan dalam memberikan pertolongan kepada Warga yang terdampak bencana adalah Sebagai Wujud dari Penerapan 7 Prinsip dasar Palang Merah dan sebagai Komitmen Aksi Kemanusiaan yang senantiasa di junjung oleh insan PMI.

 

Login Admin