PT PELNI SALURKAN CSR PROGRAM KEMANUSIAAN KE PMI NUNUKAN

PT Pelayaran Nasional Indonesia (Pelni) Cabang Nunukan, Kalimantan Utara, menyalurkan bantuan Corporate Social Responsibility (CSR) program kemanusiaan kepada Palang Merah Indonesia (PMI) Kabupaten Nunukan.

Kepala Cabang PT Pelni (Persero) Nunukan Sudjito mengatakan, Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) yang disalurkan berupa sejumlah peralatan penunjang peningkatan pelayanan, penanganan bencana hingga penyediaan darah.

“PMI merupakan organisasi yang memiliki peranan vital dalam garda terdepan misi kemanusiaan di Indonesia, bahkan hingga ke luar negeri,” kata Sudjito, Rabu 1 Juli 2026.

Dalam kiprah pergerakan tugas kemanusiaan, PMI sangat membutuhkan sarana dan kapasitas operasional yang memadai, agar dapat memberikan respons cepat dan tepat dalam tiap penanganan bencana, ataupun tindakan kesehatan.

Melalui program CSR, PT Pelni sebagai Badan Usaha Milik Negara (BUMN) bergerak di bidang jasa pelayaran dan logistik maritim, ambil bagian dalam mempermudah tugas kemanusian guna mendukung kinerja PMI Nunukan.

“PT Pelni Cabang Nunukan sangat mengapresiasi dedikasi tanpa pamrih yang selama ini ditunjukan PMI Nunukan, dalam kesiapsiagaan penanganan bencana,” ujar Sudjito.

Adapun bantuan CSR PT Pelni Cabang Nunukan yang diserahkan secara simbolis sebilai Rp19.560.000, masing-masing berupa:

1. Tote bag servis donor darah yang biasa dibagikan setelah pendonor mendonorkan darahnya (bingkisan snack), 2 Manekin RJP + ambubag untuk pelatihan pertolongan pertama bagi SDM PMI maupun masyarakat awam.

2. Tenda posko 3×4 pelayanan medis dan tanggap darurat bencana, 4 kursi donor darah lapangan digunakan saat donor darah mobile unit ke instansi atau perusahaan, serta 5 rompi PMI untuk bertugas di lapangan

“Semoga bantuan ini dapat membantu PMI memperluas jangkauan manfaat dan meningkatkan ketahanan masyarakat dalam menghadapi berbagai kondisi darurat di Nunukan,” harap Sudjito.

Sementara itu, Ketua PMI Nunukan, Saddam Husein mengucapkan terima kasih sebesar-besarnya kepada PT Pelni. Dia berharap perusahaan pelayanan dan logistik maritime itu dapat terus membawa manfaat bagi masyarakat Indonesia.

“Semua peralatan bantuan PT Pelni sangat dibutuhkan teman-teman PMI di lapangan maupun untuk kegiatan yang lebih luas di markas PMI,” katanya.

Bantuan peralatan manusia ini secara tidak langsung akan mempermudah tugas PMI dalam penanganan bencana, karena tugas PMI tidak sebebas dalam lingkaran negara maupun bekerja luas untuk membantu seluruh masyarakat.

Jaminan kerjasama PMI dan PT Pelni sudah terbangunan dalam beberapa kegiatan kemanusian, seperti pengiriman pasien atau logistik program palang merah melalui pelayaran kapal-kapal milik negara.

“Tugas PMI tidak dibatasi negara. Nilai-nilai kemanusian adalah panglima bagi PMI dalam menjalankan tugas mulia,” jelas Saddam.

Diterangkan juga, PMI siap bekerja sama dengan instansi maupun lembaga negara lainnya dalam penanganan manusia. Jalinan kerja sama ini sebagai bagian dari upaya mengkampanyekan kepada publik bahwa PMI memiliki banyak program kemanusian.

Salah satu agenda yang paling populer adalah donor darah, karena stok darah sangat diperlukan bagi penanganan pasien di rumah sakit maupun Puskesmas. Untuk itu, diperlukan kerja sama dengan sejumlah instansi dalam pengumpulan darah.

“Kebutuhan darah di Nunukan cukup banyak, terutama untuk pasien cuci darah di rumah sakit. Jadi kami perlu banyak stok darah,” demikian Saddam Husein.

Login Admin