

NUNUKAN - KALTARA, Dalam upaya meningkatkan profesionalitas dan tata kelola organisasi yang transparan serta akuntabel, Palang Merah Indonesia (PMI) Kabupaten Nunukan menggelar Pertemuan Pengurus dan Pegawai di Markas PMI Kabupaten Nunukan.
Rapat yang dipimpin langsung oleh Saddam Husien, Ketua PMI Kabupaten Nunukan, ini diikuti oleh seluruh jajaran Pengurus dan Pegawai. Kegiatan ini menjadi wadah untuk memperkuat sinergi internal serta mengevaluasi pelaksanaan program kerja yang telah berjalan.
Dalam pertemuan tersebut, dibahas beberapa agenda penting, antara lain penyempurnaan Standar Operasional Prosedur (SOP) Keuangan, pembahasan aturan kedisiplinan pegawai, serta sosialisasi Surat Keputusan (SK) terkait Tunjangan dan SK Perjalanan Dinas terbaru.
Selain fokus pada aspek administratif, rapat ini juga menjadi ajang refleksi bersama terhadap berbagai tantangan yang dihadapi PMI Kabupaten Nunukan serta arah langkah ke depan dalam memberikan pelayanan kemanusiaan yang lebih baik di wilayah perbatasan.
Dalam arahannya, Ketua PMI Kabupaten Nunukan, Saddam Husien, menegaskan pentingnya membangun budaya kerja yang disiplin, terkoordinasi, dan responsif terhadap perubahan. PMI harus selalu siap beradaptasi dengan perkembangan situasi dan kebutuhan masyarakat. Penguatan tata kelola, disiplin kerja, serta sinergi antar unsur menjadi kunci agar PMI tetap hadir secara efektif di tengah masyarakat,” ujarnya.
Melalui kegiatan ini, diharapkan seluruh jajaran pengurus dan staf PMI Kabupaten Nunukan semakin solid dalam melaksanakan tugas kemanusiaan dengan semangat profesionalisme, transparansi, dan tanggung jawab. Langkah ini sekaligus menjadi bentuk komitmen PMI Kabupaten Nunukan untuk terus meningkatkan mutu pelayanan dan memperkuat peran kemanusiaannya di wilayah perbatasan Indonesia.