BERITA UTAMA

PMI KOTA TARAKAN TERJUNKAN TIM MEDIS DAN AMBULANS PADA PENURUNAN PADAW TUJU DULANG IRAW TENGKAYU

Iraw Tarakan (1)
Evakuasi Penari Yang Mengalami Gangguan Kesadaran

TARAKAN, KALTARA — Di tengah semarak dan kemeriahan pelaksanaan Penurunan Padaw Tuju Dulang Iraw Tengkayu 2025, Palang Merah Indonesia (PMI) Kota Tarakan kembali menunjukkan komitmennya dalam memberikan pelayanan kemanusiaan tanpa batas. Melalui kesiapsiagaan tim medis dan armada ambulans, PMI Tarakan hadir untuk memastikan kelancaran dan keselamatan seluruh peserta maupun masyarakat yang memadati jalannya acara budaya terbesar di Kota Tarakan tersebut.

Kepala Markas PMI Kota Tarakan, Eva Marwa Lestari, S.Pd, menyampaikan bahwa kehadiran tim PMI bukan sekadar menjalankan tugas medis, tetapi juga bentuk nyata dukungan terhadap pelestarian budaya daerah yang menjadi kebanggaan masyarakat Tarakan.

Kami tidak hanya bertugas memberikan pertolongan pertama, tetapi juga memastikan setiap peserta dan penonton dapat menikmati jalannya acara dengan aman dan nyaman. Inilah bagian dari semangat kemanusiaan yang selalu kami junjung dalam setiap kegiatan masyarakat, ujar Eva.

Untuk mendukung hal tersebut, PMI Kota Tarakan menurunkan tim medis dan relawan terlatih yang disebar di berbagai titik strategis sepanjang rute kegiatan. Para petugas bekerja sama dengan panitia pelaksana, instansi keamanan, dan unsur pemerintah daerah untuk menjaga situasi tetap kondusif. Tim ini juga dilengkapi dengan satu unit ambulans siaga, lengkap dengan peralatan medis darurat, guna mengantisipasi jika diperlukan rujukan cepat ke fasilitas kesehatan terdekat.

Sejak pagi hari, para relawan PMI telah berada di lokasi, menyiapkan posko kesehatan dan melakukan pemeriksaan ringan bagi peserta maupun petugas lapangan. Di tengah padatnya kegiatan dan cuaca yang cukup terik, tim PMI beberapa kali memberikan pertolongan pertama kepada peserta dan pengunjung yang mengalami kelelahan, dehidrasi ringan, serta cedera kecil akibat aktivitas fisik selama acara berlangsung. Berkat penanganan cepat dan sigap dari tim PMI, sebagian besar dapat kembali berpartisipasi tanpa hambatan.

Eva menambahkan bahwa kesiapsiagaan PMI dalam kegiatan sosial dan budaya seperti Iraw Tengkayu merupakan wujud nyata pengabdian kepada masyarakat.

PMI Kota Tarakan hadir di setiap momentum penting masyarakat Tarakan, baik dalam kegiatan budaya, sosial, maupun saat terjadi situasi darurat. Kehadiran kami adalah bentuk komitmen untuk selalu dekat dan hadir bagi sesama, ungkapnya.

Ia juga menyampaikan apresiasi dan rasa terima kasih kepada seluruh relawan yang telah bekerja dengan penuh dedikasi serta kepada pihak panitia dan instansi terkait yang turut berkolaborasi dalam menjaga kelancaran acara.

Sinergi yang baik antar unsur inilah yang membuat pelaksanaan Penurunan Padaw Tuju Dulang berjalan aman, tertib, dan lancar. Kami berharap semangat kebersamaan dan gotong royong ini terus terpelihara, tutup Eva.

Melalui keterlibatannya dalam kegiatan Iraw Tengkayu 2025, PMI Kota Tarakan kembali menegaskan perannya bukan hanya sebagai lembaga donor darah, tetapi juga sebagai garda terdepan dalam pelayanan medis darurat, kesiapsiagaan bencana, dan kemanusiaan. Di balik meriahnya pesta budaya, semangat kemanusiaan para relawan PMI menjadi cermin kepedulian yang terus menyala untuk masyarakat Tarakan.