

TARAKAN, KALTARA – Palang Merah Indonesia (PMI) Kota Tarakan kembali menunjukkan komitmennya dalam melindungi para relawan dengan memberikan Asuransi BPJS Ketenagakerjaan kepada 50 orang Relawan PMI yang aktif bertugas, baik pada masa damai maupun saat tanggap darurat bencana.
Pemberian asuransi tersebut dirangkaikan dengan Apel Peringatan Hari Relawan yang diperingati setiap tanggal 26 Desember. Pada tahun ini, kegiatan mengusung tema “Solidaritas Relawan Memperkuat Aksi Lokal” dan dilaksanakan di Halaman Markas PMI Kota Tarakan, Sabtu (27/12/2025). Apel diikuti oleh Pengurus PMI, Relawan PMI, Palang Merah Remaja (PMR), serta pegawai PMI Kota Tarakan.
Wakil Ketua Bidang Sukarelawan dan Pengembangan Sumber Daya (PSD) PMI Kota Tarakan, Muhammad, S.Ko., M.Kom, bertindak sebagai Pembina apel. Dalam sambutannya, ia menyampaikan bahwa peringatan Hari Relawan menjadi momentum penting untuk memberikan Pengakuan dan Penghargaan atas dedikasi relawan yang selama ini telah mengabdikan diri bagi kemanusiaan.
“Relawan PMI bukan hanya garda terdepan dalam pelayanan Kemanusiaan, tetapi juga diharapkan mampu menjadi role model bagi masyarakat untuk melakukan hal-hal kecil yang berdampak besar secara global,” ujar Muhammad.
Lebih lanjut, ia menjelaskan bahwa tujuan Peringatan Hari Relawan antara lain meningkatkan kapasitas relawan PMI, memperkuat kontribusi langsung relawan bagi masyarakat dan lingkungan, mengakui peran relawan dalam pelayanan PMI, serta memperluas penyebaran kegiatan kerelawanan di tengah masyarakat.
Sebagai bentuk nyata penghargaan tersebut, PMI Kota Tarakan memberikan perlindungan melalui program BPJS Ketenagakerjaan yang mencakup Jaminan Kecelakaan Kerja (JKK) dan Jaminan Kematian (JKM). Program ini memberikan jaminan biaya pengobatan, santunan, hingga biaya pemakaman apabila terjadi risiko saat bertugas. Selain itu, relawan juga mendapatkan Jaminan Hari Tua (JHT) sebagai tabungan masa depan.
“Pemberian BPJS Ketenagakerjaan ini bertujuan memberikan perlindungan sosial dan finansial bagi relawan, mengingat tingginya risiko yang dihadapi di lapangan. Dengan adanya jaminan ini, relawan dapat menjalankan misi kemanusiaan dengan rasa aman dan sejahtera,” imbuh Muhammad.
PMI Kota Tarakan berharap langkah ini dapat semakin memotivasi para relawan untuk terus berkontribusi secara optimal dalam setiap aksi kemanusiaan, khususnya dalam penanganan bencana dan pelayanan sosial di masyarakat.
Di tengah semangat solidaritas relawan, PMI juga mengajak seluruh elemen masyarakat untuk bersama-sama menumbuhkan kepedulian terhadap saudara-saudara kita di Sumatera yang saat ini tengah menghadapi musibah. Dukungan, doa, dan bantuan nyata dari kita semua sangat berarti untuk meringankan beban mereka. Mari bergandengan tangan, memperkuat solidaritas kemanusiaan, dan terus hadir untuk sesama tanpa memandang batas wilayah.