

TANJUNG SELOR – KALTARA, Menjelang arus mudik dan arus balik Hari Raya Idul Fitri 2026, Palang Merah Indonesia (PMI) Provinsi Kalimantan Utara memastikan kesiapan layanan kemanusiaan bagi masyarakat yang melakukan perjalanan.
Ketua PMI Provinsi Kalimantan Utara, Ir. Risdianto, S.Pi., M.Si, menyampaikan bahwa pihaknya telah menindaklanjuti hasil Rapat Koordinasi Pelaksanaan Siaga Pos Pertolongan Pertama dan Pelayanan Ambulans PMI pada Arus Mudik/Balik Lebaran 2026 bersama Pengurus PMI Pusat.
Tindak lanjut tersebut dilakukan melalui Rapat Siaga Pos Pertolongan Pertama dan Layanan Ambulans dalam rangka Siaga Idul Fitri se-Kalimantan Utara yang dilaksanakan pada 26 Februari 2026 dan diikuti oleh seluruh Kepala Markas & Pegawai PMI kabupaten/kota di wilayah Kaltara.
Menurut Risdianto, kesiapsiagaan ini merupakan bagian dari komitmen PMI untuk memberikan layanan kemanusiaan cepat, tepat, dan profesional bagi masyarakat selama periode mobilitas tinggi saat Lebaran.
“PMI harus hadir di tengah masyarakat, terutama pada momen arus mudik dan balik Lebaran yang berpotensi meningkatkan risiko kecelakaan maupun gangguan kesehatan bagi para pemudik,” ujarnya.
Personil Siaga di Lima Daerah Berdasarkan data kesiapsiagaan PMI Provinsi Kalimantan Utara, total 114 personil PMI disiagakan di lima kabupaten/kota, yaitu Bulungan : 20 personil, Tarakan : 58 personil, Nunukan : 20 personil, Malinau : 14 personil, Tana Tidung : 2 personil
Selain itu, PMI Provinsi juga menyiagakan 3 personil tambahan yang bersifat on call untuk mendukung koordinasi dan respons cepat jika terjadi kondisi darurat.
Ambulans Siaga di Setiap Wilayah Untuk mendukung layanan evakuasi medis dan pertolongan darurat, PMI menyiagakan 5 unit ambulans yang tersebar di seluruh wilayah kabupaten/kota, masing-masing Bulungan : 1 unit, Tarakan : 1 unit, Nunukan : 1 unit, Malinau : 1 unit, Tana Tidung : 1 unit dan PMI Provinsi juga menyiapkan 1 unit ambulans tambahan yang dapat digerakkan sesuai kebutuhan.
Pos Pertolongan Pertama di Titik Strategis Sejumlah pos layanan PMI ditempatkan di titik-titik strategis yang menjadi jalur mobilitas masyarakat, antara lain: Bulungan : Pelabuhan Kayan II. Tarakan : Pelabuhan Tengkayu I, Pos Gusher, Pos Pantai Ratu Intan dan On Call. Nunukan : Pelabuhan Liem Hie Djung. Malinau : Pelabuhan Speedboat dan Bandara R.A. Bessing. Tana Tidung : Layanan On Call
Layanan Kemanusiaan untuk Pemudik Di setiap Pos Siaga, PMI memberikan berbagai layanan kepada masyarakat, antara lain: Pertolongan Pertama pada kecelakaan atau kondisi darurat. Pelayanan ambulans dan evakuasi medis, Pemeriksaan kesehatan dasar bagi pemudik, Dukungan tanggap darurat apabila terjadi insiden di jalur transportasi
Risdianto menegaskan bahwa seluruh relawan dan petugas PMI telah dipersiapkan untuk memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat.
“Kami berharap keberadaan Pos Pertolongan Pertama dan Ambulans PMI ini dapat membantu meningkatkan keselamatan pemudik serta memberikan rasa aman selama perjalanan mudik dan balik Lebaran,” katanya.
PMI juga mengimbau masyarakat untuk menjaga kesehatan selama perjalanan, beristirahat jika lelah, serta memanfaatkan pos pelayanan kesehatan yang tersedia di sepanjang jalur mudik.
Dengan kesiapan personil, ambulans, dan pos layanan di berbagai titik strategis, PMI Kalimantan Utara menegaskan komitmennya untuk terus menjalankan Misi Kemanusiaan dengan semangat “PMI Selalu Bantu.”