TARAKAN, KALTARA — Palang Merah Indonesia (PMI) Provinsi Kalimantan Utara memperkuat kesiapsiagaan dan kapasitas respons bencana melalui bantuan satu unit mesin tempel 15 PK dari PT Indah Dewi dan PT Abdi Bhakti Abadi.
TARAKAN, KALTARA — Palang Merah Indonesia (PMI) Provinsi Kalimantan Utara memperkuat kesiapsiagaan dan kapasitas respons bencana melalui bantuan satu unit mesin tempel 15 PK dari PT Indah Dewi dan PT Abdi Bhakti Abadi.
Bantuan tersebut diserahterimakan pada 17 September 2026 di Wahana Persemaian Kota Tarakan, yang dirangkaikan dengan peringatan HUT ke-81 PMI sekaligus pembukaan Jumbara PMR VIII Kota Tarakan.
Penyerahan bantuan dilakukan oleh Direktur PT Indah Dewi Sri Endah Dewi melalui Direktur Logistik Tomy Susanto dan Direktur PT Abdi Bhakti Abadi Fenny Chandra melalui Lead HSE Afris Yusryansah.
Ketua Bidang Penanggulangan Bencana, Sarpras, Aset dan Logistik PMI Provinsi Kalimantan Utara, Rony Haryanto, ST., MT., hadir mewakili PMI dalam kegiatan tersebut.
Ketua PMI Provinsi Kalimantan Utara, Ir. Risdianto, S.Pi., M.Si., mengatakan bantuan tersebut memiliki nilai strategis dalam mendukung operasional PMI, terutama ketika terjadi bencana yang membutuhkan mobilisasi melalui jalur perairan.
“Bantuan mesin tempel ini bukan sekadar penambahan sarana operasional, tetapi menjadi bagian dari upaya kita memperkuat kesiapsiagaan dan mempercepat respons PMI ketika masyarakat membutuhkan pertolongan, khususnya di wilayah yang sulit dijangkau melalui jalur darat,” kata Risdianto.
Menurut dia, karakteristik wilayah Kalimantan Utara yang memiliki banyak sungai dan kawasan rawan banjir membutuhkan dukungan sarana transportasi air yang memadai. Mesin tempel tersebut nantinya digunakan untuk mendukung operasional perahu karet/river boat PMI dalam kegiatan evakuasi dan distribusi bantuan.
“Harapan kami, sarana ini dapat dimanfaatkan secara optimal untuk kepentingan kemanusiaan. Yang paling penting adalah bagaimana setiap dukungan yang diberikan dapat memberikan manfaat langsung bagi masyarakat dan meningkatkan kemampuan relawan PMI dalam menjalankan tugas di lapangan,” ujarnya.
Dalam proposal bantuan, PMI Provinsi Kalimantan Utara menyebut mesin tempel diperlukan untuk mengoptimalkan penggunaan perahu karet, terutama menghadapi arus sungai yang deras dan wilayah operasi yang luas. Bantuan tersebut juga diarahkan untuk meningkatkan efektivitas respons tanggap darurat banjir serta kapasitas teknis SDM PMI.
Pada kesempatan itu, PMI Provinsi Kalimantan Utara juga memberikan penghargaan kepada PT Indah Dewi dan PT Abdi Bhakti Abadi sebagai bentuk apresiasi atas dukungan terhadap kegiatan kemanusiaan dan kesiapsiagaan bencana.
Penghargaan diserahkan oleh Pengurus PMI Provinsi Kalimantan Utara bersama Asisten Perekonomian dan Administrasi Pembangunan Sekretariat Daerah Kota Tarakan, Ajat Jatnika, S.T., M.T.
Risdianto menyampaikan terima kasih kepada kedua perusahaan atas kepedulian dan kontribusinya.
“Kami menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada PT Indah Dewi dan PT Abdi Bhakti Abadi. Kolaborasi dunia usaha seperti ini sangat berarti bagi PMI dalam memperkuat pelayanan kemanusiaan. Kami berharap kerja sama ini dapat terus berlanjut dan semakin banyak pihak yang bersama-sama membangun kesiapsiagaan bencana di Kalimantan Utara,” katanya.
PMI berharap dukungan tersebut menjadi bagian dari penguatan kemitraan antara organisasi kemanusiaan, pemerintah, dunia usaha, dan masyarakat dalam menghadapi berbagai potensi bencana di Kalimantan Utara.