Palang Merah Indonesia (PMI) Kabupaten Nunukan melaksanakan kegiatan Check In Posko pada Rabu (05/08/2026), pukul 17.00–22.00 WITA, sebagai bagian dari upaya memastikan kesiapsiagaan pelayanan kemanusiaan di wilayah Kabupaten Nunukan. Kegiatan ini dilaksanakan oleh personel Muhammad Husaini dan Gafar dengan melakukan pemantauan terhadap kondisi cuaca, situasi kebencanaan, kesiapan peralatan dan armada operasional, serta ketersediaan stok darah. Berdasarkan hasil pemantauan, situasi di wilayah Kabupaten Nunukan terpantau aman dan kondusif tanpa adanya laporan kejadian darurat yang memerlukan penanganan PMI.
Mengacu pada informasi BMKG Nunukan, prakiraan cuaca selama 24 jam menunjukkan sebagian besar wilayah Nunukan berada dalam kondisi langit sebagian berawan. Angin bertiup dari arah barat laut dengan kecepatan rata-rata 5–7,2 km/jam, jarak pandang mencapai lebih dari 10 kilometer, tinggi gelombang laut sekitar 0,9 meter atau kategori rendah, suhu udara berkisar 24–26 derajat Celsius, serta kelembapan mencapai 98 persen. Selain itu, tidak terdapat potensi cuaca buruk maupun laporan bencana nonalam, sehingga aktivitas masyarakat secara umum dapat berlangsung dengan aman. Meski demikian, PMI tetap melakukan pemantauan secara berkala sebagai langkah antisipasi apabila terjadi perubahan kondisi cuaca maupun situasi kedaruratan.
Dalam mendukung operasional pelayanan kemanusiaan, PMI Kabupaten Nunukan menyiagakan 3 unit Handy Talky (HT), 2 unit telepon seluler, 1 unit mobil operasional, 1 unit truk tangki, serta 2 unit ambulans yang siap digunakan sewaktu-waktu. Sementara itu, stok darah yang tersedia di Unit Donor Darah PMI terdiri dari 40 kantong PRC (Packed Red Cells) dengan rincian golongan darah A sebanyak 4 kantong, B 24 kantong, O 12 kantong, dan AB nihil. Untuk FFP (Fresh Frozen Plasma) tersedia 42 kantong, masing-masing golongan darah A sebanyak 6 kantong, B 11 kantong, O 18 kantong, dan AB 7 kantong. Adapun stok Whole Blood (WB) untuk seluruh golongan darah masih kosong. Pada hari pelaksanaan piket juga tidak terdapat kegiatan Mobile Unit, namun pelayanan donor darah dan kesiapsiagaan personel tetap berjalan sesuai prosedur.
Ketua PMI Kabupaten Nunukan, Saddam Husein, mengatakan bahwa kegiatan Check In Posko merupakan salah satu bentuk komitmen PMI dalam memastikan seluruh sistem kesiapsiagaan berjalan dengan baik setiap hari. Menurutnya, pemantauan cuaca, kondisi wilayah, kesiapan personel, armada, peralatan komunikasi, hingga ketersediaan stok darah menjadi bagian penting dalam mendukung pelayanan kemanusiaan yang cepat, tepat, dan profesional. Ia menegaskan bahwa PMI Kabupaten Nunukan akan terus meningkatkan kesiapsiagaan serta mengajak masyarakat untuk berpartisipasi dalam kegiatan donor darah secara sukarela agar kebutuhan darah bagi pasien di fasilitas kesehatan dapat terus terpenuhi.