TANJUNG SELOR – KALTARA, Palang Merah Indonesia (PMI) Kabupaten Bulungan bersama Universitas Kaltara memperkuat sinergi dalam pengembangan kapasitas relawan melalui kegiatan bincang santai yang dihadiri Bupati Bulungan selaku Pelindung PMI Kabupaten Bulungan, jajaran pimpinan Universitas Kaltara, pengurus PMI, serta relawan UKM Korps Sukarela (KSR) PMI Unit Universitas Kaltara di Tanjung Selor.
Pertemuan tersebut membahas upaya peningkatan kompetensi relawan PMI sebagai garda terdepan pelayanan kemanusiaan, baik pada masa normal maupun saat terjadi bencana. Selain itu, forum juga menjadi ruang diskusi mengenai dukungan terhadap program pembinaan relawan berbasis perguruan tinggi.
Bupati Bulungan menegaskan bahwa relawan memiliki peran strategis dalam mendukung pelayanan kemanusiaan di daerah. Menurutnya, penguatan kapasitas relawan perlu dilakukan secara berkelanjutan melalui kolaborasi antara pemerintah daerah, PMI, dan institusi pendidikan.
“Relawan merupakan aset kemanusiaan yang harus dipersiapkan dengan baik. Pemerintah daerah mendukung pengembangan kapasitas relawan agar semakin siap memberikan pelayanan kepada masyarakat dalam berbagai situasi,” ujarnya.
Rektor Universitas Kaltara, Dr. Didi Adriansyah, S.T.P., M.M., mengatakan perguruan tinggi memiliki tanggung jawab untuk membentuk mahasiswa yang tidak hanya unggul secara akademik, tetapi juga memiliki kepedulian sosial. Menurutnya, keberadaan UKM KSR PMI menjadi wadah bagi mahasiswa untuk mengembangkan kompetensi kemanusiaan, kepemimpinan, dan kesiapsiagaan bencana.
Sementara itu, Wakil Rektor Bidang Kemahasiswaan sekaligus Pembina UKM KSR PMI Unit Universitas Kaltara, Adimas Putra Utomo, S.P., M.T., menyampaikan bahwa pembinaan relawan akan terus diperkuat melalui pelatihan, simulasi, dan keterlibatan dalam berbagai kegiatan kemanusiaan.
Kegiatan tersebut turut dihadiri Wakil Rektor Bidang Akademik AR. Solehah, M.T., IAI., Kepala Markas PMI Kabupaten Bulungan, pengurus PMI, serta relawan UKM KSR PMI Unit Universitas Kaltara. Melalui kolaborasi ini, diharapkan kapasitas relawan PMI semakin meningkat sehingga mampu memberikan layanan kemanusiaan yang profesional, cepat, dan sesuai dengan prinsip-prinsip dasar Gerakan Palang Merah dan Bulan Sabit Merah.