PMI Provinsi

Organisasi

RISDIANTO KUKUHKAN KEPENGURUSAN PMI KABUPATEN NUNUKAN “KEMANUSIAAN ADALAH TANGGUNG JAWAB BERSAMA”

NUNUKAN – KALTARA, Di tengah semaraknya suasana persaudaraan, Aula Lantai V Kantor Bupati Nunukan tempat Pelantikan pada hari Sabtu, 20 September 2025 dipenuhi wajah-wajah penuh harapan. Senyum para Relawan, raut wajah tegar para Pengurus, dan pancaran semangat muda dari Generasi Palang Merah Remaja menyatu dalam satu tujuan  melanjutkan estafet pengabdian untuk Kemanusiaan.

Penanggulangan Bencana

PESERTA PMI KALTARA RAIH PRESTASI DI PELATIHAN RESTORING FAMILY LINKS, PMI PUSAT TEKANKAN PENTINGNYA APLIKASI ILMU DI LAPANGAN

JATINANGOR – JABAR,  Palang Merah Indonesia (PMI) Pusat bekerja sama dengan Komite Internasional Palang Merah (ICRC) sukses menyelenggarakan Pelatihan Pemulihan Hubungan Keluarga (Restoring Family Links) pada Situasi Tanggap Darurat Bencana, Konflik, dan Migran. Kegiatan yang berlangsung di Pusdiklat PMI Pusat Jatinangor, 9 – 13 September 2025 ini diikuti oleh 26 peserta dari berbagai Provinsi di Indonesia.

Pelatihan ditutup langsung oleh Mujtahiddin, Perwakilan dari Divisi Penanggulangan Bencana Markas PMI Pusat, serta dihadiri oleh Perwakilan ICRC, Layana Sungkar. Dalam sambutannya, Mujtahiddin menegaskan pentingnya peran peserta setelah kembali ke daerah masing-masing.

“Kami berharap seluruh peserta mampu menjadi agen informasi sekaligus menjadi pelaksana/pelaku nyata dari kegiatan Pemulihan Hubungan Keluarga. Ilmu yang didapatkan di sini tidak berhenti di ruang pelatihan, namun harus diaplikasikan saat kondisi darurat betul-betul terjadi di lapangan,” ujarnya.

Kebanggaan tersendiri datang dari PMI Provinsi Kalimantan Utara (Kaltara) yang berhasil menorehkan prestasi. Muhammad Aksan dari PMI Kota Tarakan meraih peringkat 2, disusul oleh Ignasius dari PMI Kabupaten Nunukan di peringkat 3. Prestasi ini menjadi bukti nyata kualitas relawan PMI dari daerah dalam menguasai keterampilan khusus di bidang Kemanusiaan.

Selain PMI Kaltara, pelatihan ini juga diikuti oleh perwakilan dari PMI Sumatera Utara, Jawa Tengah, Jawa Timur, Jawa Barat, Maluku, dan Nusa Tenggara Timur.

Dengan keberhasilan ini, PMI Pusat berharap seluruh peserta tidak hanya membawa pulang ilmu, tetapi juga menularkannya ke relawan di daerah serta siap menerapkannya di saat masyarakat membutuhkan.

Penanggulangan Bencana

TINGKATKAN KAPASITAS RESPON BENCANA, PMI KALTARA KIRIM TIGA PERWAKILAN IKUTI PELATIHAN PEMULIHAN HUBUNGAN KELUARGA

JATINANGOR – JABAR.  Palang Merah Indonesia (PMI) Provinsi Kalimantan Utara (Kaltara) mengutus tiga perwakilannya untuk mengikuti Pelatihan Pemulihan Hubungan Keluarga (Restoring Family Links/RFL) dalam Situasi Tanggap Darurat Bencana, Konflik, dan Migran. Pelatihan ini diselenggarakan oleh PMI Pusat PMI bekerjasama dengan ICRC bertempat di Pusat Pendidikan dan Pelatihan (Pusdiklat) PMI Pusat  Jatinangor dan berlangsung dari tanggal 9 hingga 13 September 2025.

Ketiga peserta yang mewakili Kalimantan Utara adalah Sainal, SH, yang merupakan Pegawai Bidang Pelayanan PMI Provinsi Kalimantan Utara, Ignasius, Pegawai PMI Kabupaten Nunukan, dan Muhammad Aksan, Relawan dari PMI Kota Tarakan.

Acara pelatihan dibuka secara resmi oleh Kepala Divisi Penanggulangan Bencana PMI, Bapak Ridwan. Dalam sambutannya, beliau menekankan bahwa para peserta yang hadir merupakan individu-individu pilihan dari tingkat provinsi dan kabupaten/kota. “Diharapkan para peserta mampu mengikuti pelatihan ini secara sungguh-sungguh sehingga mampu mengaplikasikan ilmu ini jika terjadi bencana atau konflik di lapangan dan meringankan beban masyarakat yang terdampak,” ujar Ridwan.

Pelatihan ini juga dihadiri oleh perwakilan dari Komite Internasional Palang Merah (ICRC), Ibu Layana Sungkar.

Adapun tujuan utama dari pelatihan ini adalah untuk meningkatkan layanan kepalangmerahan, khususnya dalam program pemulihan hubungan keluarga yang terpisah akibat bencana atau konflik. Selain itu, pelatihan ini bertujuan untuk mempersiapkan tim layanan RFL yang siap dimobilisasi saat terjadi situasi darurat, dengan komposisi satu koordinator dan dua petugas RFL. Diharapkan pula dari pelatihan ini akan lahir individu-individu terlatih yang dapat menindaklanjuti permohonan pencarian anggota keluarga yang hilang.

 

Penanggulangan Bencana

KEPALA MARKAS PMI KALTARA DIPERCAYA JADI PELATIH DI PELATIHAN RESTORING FAMILY LINKS (RFl)

JATINANGOR – JABAR, Palang Merah Indonesia (PMI) Provinsi Kalimantan Utara (Kaltara) menunjukkan peranan pentingnya di tingkat Nasional dengan mengutus Kepala Markas PMI Provinsi Kaltara, Amrin, untuk menjadi salah satu pelatih dalam Pelatihan Pemulihan Hubungan Keluarga (Restoring Family Links/RFL). Acara pelatihan ini merupakan hasil kerja sama antara PMI Pusat dengan Komite Internasional Palang Merah (ICRC) dan diselenggarakan di Pusdiklat PMI Pusat, Jatinangor, dari tanggal 9 hingga 13 September 2025.

Pelatihan yang bertajuk “Pelatihan Pemulihan Hubungan Keluarga Pada Situasi Tanggap Darurat Bencana, Konflik dan Migran” ini dibuka secara resmi oleh Kepala Divisi Penanggulangan Bencana PMI, Bapak Ridwan, dan turut dihadiri oleh perwakilan ICRC, Ibu Layana Sungkar. Kehadiran pelatih dari Kaltara menandakan pengakuan atas kapabilitas dan sumber daya manusia yang dimiliki oleh PMI di provinsi tersebut.

Kegiatan ini memiliki beberapa tujuan strategis, antara lain: 1). Meningkatkan kualitas layanan kepalangmerahan, khususnya dalam program Pemulihan Hubungan Keluarga.  2). Menyediakan tim layanan RFL yang siap dimobilisasi saat terjadi bencana atau konflik. 3). Tim ini direncanakan memiliki komposisi 1 koordinator dan 2 petugas RFL. 4). Menyediakan individu-individu terlatih yang dapat menindaklanjuti permohonan pencarian anggota keluarga.

Lebih lanjut, pelatihan ini diharapkan dapat menghasilkan sejumlah output konkret yang akan memperkuat layanan RFL di masa depan. Harapan tersebut mencakup tersedianya SDM PMI yang bersertifikat, terbentuknya tim RFL yang siap dimobilisasi dengan koordinator dari PMI Provinsi dan petugas dari PMI Kabupaten/Kota, serta adanya usulan layanan minimal pada situasi konflik dan dokumen strategi pelaksanaan layanan RFL dari Gugus Tugas RFL.

Kesehatan & Sosial

PMI KALIMANTAN UTARA SUKSES MELAKSANAKAN PELATIHAN PERTOLONGAN PERTAMA TINGKAT MENENGAH

Tarakan, 30 Agustus 2025 – Palang Merah Indonesia (PMI) Provinsi Kalimantan Utara (Kaltara) sukses menutup kegiatan Pelatihan Pertolongan Pertama Tingkat Menengah yang berlangsung sejak 25 hingga 30 Agustus 2025. Acara penutupan yang digelar di Markas PMI Kota Tarakan ini dihadiri oleh peserta dari seluruh perwakilan PMI di Kalimantan Utara.

Pelatihan ini diikuti oleh 29 peserta yang berasal dari PMI Provinsi Kalimantan Utara, PMI Kabupaten Bulungan, PMI Kota Tarakan, PMI Kabupaten Nunukan, PMI Kabupaten Malinau, dan PMI Kabupaten Tana Tidung. Selama enam hari, para peserta mendapatkan bimbingan intensif dari para fasilitator ahli yang didatangkan dari PMI Pusat, PMI DKI, dan PMI Kota Malang.

Perwakilan fasilitator, Mahfud, menyatakan rasa bangganya karena seluruh 29 peserta dinyatakan lulus dan siap mengaplikasikan ilmu yang telah mereka dapatkan. “Kami berharap, ilmu dan keterampilan yang telah diberikan dapat menjadi bekal berharga bagi para peserta dalam menjalankan tugas kemanusiaan di wilayah masing-masing,” ujarnya.

Dalam kesempatan ini, panitia juga mengumumkan peserta terbaik. Muhammad Hafizan berhasil meraih predikat terbaik pertama, diikuti oleh Maslan sebagai terbaik kedua, dan Septya dari PMI Kabupaten Bulungan sebagai terbaik ketiga.

Pelatihan ini ditutup secara resmi oleh H. Jauhari, S.E., M.Kes, selaku Bendahara PMI Provinsi Kalimantan Utara. Dalam sambutannya, H. Jauhari mengapresiasi semangat dan dedikasi seluruh peserta serta mengucapkan terima kasih kepada para fasilitator yang telah berbagi ilmu. Ia menekankan pentingnya peran PMI dalam memberikan pertolongan pertama kepada masyarakat, terutama di daerah-daerah terpencil.

Dengan berakhirnya pelatihan ini, diharapkan seluruh peserta dapat menjadi garda terdepan dalam membantu masyarakat yang membutuhkan, serta meningkatkan kualitas pelayanan PMI di seluruh wilayah Kalimantan Utara.