SEBATIK BARAT – Palang Merah Indonesia (PMI) Kabupaten Nunukan menggelar peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 PMI yang dirangkaikan dengan pembukaan Kemah Bakti Palang Merah Remaja (PMR) di Kecamatan Sebatik Barat, Kamis (24/9/2026).
Kegiatan yang dipusatkan di Lapangan Sepak Bola Liang Bunyu tersebut dibuka melalui upacara HUT ke-81 PMI dengan Bupati Nunukan H. Irwan Sabri, SE., MM., b
Peringatan tersebut turut dihadiri Ketua PMI Kabupaten Nunukan Saddam Husein, Kapolres Nunukan, Direktur Rumah Sakit Pratama Sebatik, unsur Forkopimda, personel Pos Pamtas Bambangan dan Bukit Keramat, kepala puskesmas, jajaran guru dan kepala sekolah, PMI Ranting se-Pulau Sebatik, para camat se-Pulau Sebatik, Danramil Sebatik Barat, Danramil Sebatik, serta sejumlah undangan lainnya.
Kemah Bakti PMR yang menjadi bagian dari rangkaian kegiatan tersebut diikuti sebanyak 739 peserta dari tingkat pelajar SD, SMP hingga SMA. Kegiatan berlangsung selama empat hari, mulai 23 hingga 26 September 2026.
Selain upacara dan kegiatan perkemahan, PMI Kabupaten Nunukan juga memberikan penghargaan kepada para pendonor darah yang telah berulang kali berpartisipasi dalam aksi kemanusian donor darah.
Peringatan tersebut turut dihadiri Ketua PMI Kabupaten Nunukan Saddam Husein, Kapolres Nunukan, Direktur Rumah Sakit Pratama Sebatik, unsur Forkopimda, personel Pos Pamtas Bambangan dan Bukit Keramat, kepala puskesmas, jajaran guru dan kepala sekolah, PMI Ranting se-Pulau Sebatik, para camat se-Pulau Sebatik, Danramil Sebatik Barat, Danramil Sebatik, serta sejumlah undangan lainnya.
Kemah Bakti PMR yang menjadi bagian dari rangkaian kegiatan tersebut diikuti sebanyak 739 peserta dari tingkat pelajar SD, SMP hingga SMA. Kegiatan berlangsung selama empat hari, mulai 23 hingga 26 September 2026.
Selain upacara dan kegiatan perkemahan, PMI Kabupaten Nunukan juga memberikan penghargaan kepada para pendonor darah yang telah berulang kali berpartisipasi dalam aksi kemanusian donor darah.
Untuk kategori donor darah 25 kali, penghargaan diberikan kepada sejumlah pendonor, di antaranya Abu Saman K, Dwi Enggar Widyanto, Muh. Waryanto, Mardi Gunawan dan Zainal Abidinsyah, SE., MM., serta pendonor lainnya. Sementara kategori 50 kali diberikan kepada Hadi Krisdianto, Hardianto Syaputra, Herman dan sejumlah pendonor lainnya.
Penghargaan khusus juga diberikan kepada H. Ust. Nurdin Sade, S.Ag., M.Pd., yang telah mencapai 100 kali donor darah.
PMI Kabupaten Nunukan juga memberikan cenderamata kepada sejumlah mitra kerja yang selama ini berkontribusi dalam kegiatan donor darah dan aksi kemanusiaan. Di antaranya PT HME, PT NJL, Bank BNI, Kodim 0911 Nunukan, Polres Nunukan dan sejumlah pihak lainnya.
Selain itu, penghargaan turut diberikan kepada instansi dan lembaga yang berkontribusi dalam aksi kemanusiaan dan penanggulangan bencana, termasuk dukungan dalam aksi bantuan bencana alam gempa di Nusa Tenggara Timur (NTT).
Sejumlah penerima penghargaan tersebut antara lain Pelni Cabang Nunukan, Pelindo Regional IV Cabang Nunukan, Baznas Nunukan, BPBD Nunukan, PT Pegadaian Nunukan, GO.TM, HMI Cabang Nunukan, MA As’adiyah Sei Nyamuk, SMKN 1 Sei Menggaris, SMAN 2 Nunukan Selatan, SMPN 1 Nunukan, SMAN 1 Nunukan, SMKS Kesehatan Putra Borneo Nunukan, SMAN 1 Nunukan Selatan, SDN 001 Sebatik Timur, SMPN 1 Sebatik Utara, Polres Nunukan dan Polsek Nunukan.
Ketua PMI Kabupaten Nunukan Saddam Husein mengatakan, peringatan HUT PMI tidak hanya menjadi momentum untuk memperingati perjalanan organisasi, tetapi juga menjadi sarana memperkuat silaturahmi dan gerakan kemanusiaan di Kabupaten Nunukan.
“Agenda ini kita harapkan bisa menjadi wujud semangat baru Palang Merah Indonesia Kabupaten Nunukan untuk terus menjadi lebih baik ke depannya,” ujar Saddam.
Menurutnya, PMI selama ini terus terlibat dalam
berbagai kegiatan kemanusiaan, mulai dari pelayanan donor darah, aksi cepat penanggulangan bencana hingga kegiatan penggalangan bantuan bagi masyarakat yang terdampak bencana.
Ia juga berharap keberadaan Palang Merah Remaja dapat semakin diperluas di sekolah-sekolah di Kabupaten Nunukan.
“Kita berharap semakin banyak wilayah, kalau perlu seluruh wilayah Kabupaten Nunukan, memiliki PMR khususnya di sekolah-sekolah. Saat ini belum semua sekolah memiliki ekstrakurikuler PMI atau PMR,” katanya.
Saddam menilai keberadaan PMR penting sebagai wadah pembentukan karakter generasi muda agar memiliki kepedulian terhadap sesama dan tetap menjunjung nilai-nilai kemanusiaan di tengah perkembangan zaman.
Sementara itu, Bupati Nunukan H. Irwan Sabri, SE., MM., mengapresiasi pelaksanaan HUT PMI dan Kemah Bakti PMR yang dipusatkan di Kecamatan Sebatik Barat.
“Kita mengapresiasi apa yang telah dilakukan PMI dengan melaksanakan kegiatan di Sebatik Barat. Sangat luar biasa, ramai sekali anak-anak kita,” kata Irwan Sabri.
Ia berpesan kepada seluruh peserta untuk menjaga kekompakan dan kesehatan selama mengikuti kegiatan perkemahan. Pemerintah daerah, kata dia, berharap kegiatan serupa dapat terus dilaksanakan dan memberikan pengalaman serta nilai-nilai positif bagi generasi muda.
“Kita harapkan kegiatan seperti ini terus berlanjut dan memberikan hal-hal yang positif terhadap anak-anak kita dan generasi kita ke depan,” ujarnya.
Irwan menegaskan, Pemerintah Kabupaten Nunukan akan terus memberikan dukungan terhadap PMI, termasuk melalui dukungan anggaran berupa dana hibah.
“Pemerintah daerah selalu memberikan support. Kita memberikan dana hibah untuk PMI dan Alhamdulillah bisa terlaksana sampai sejauh ini. Ini sebagai bentuk perhatian pemerintah terhadap Palang Merah Indonesia,” pungkasnya.
Kegiatan tersebut juga diikuti kontingen PMR Mulia, PMR Madya, kontingen PMR SMP Negeri 2 Nunukan serta peserta PMR lainnya dari berbagai sekolah di Kabupaten Nunukan.(adv) PD.
SUMBER: KABARSEBATIK