Deportasi Pekerja Migran Indonesia melalui Pelabuhan Tunon Taka Kabupaten Nunukan
Penanganan COVID-19 di Kabupaten Nunukan melakukan Pelayanan Screening Deportasi Pekerja Migran Indonesia melalui Pelabuhan Tunon Taka Kabupaten Nunukan

By PMI Prov. Kaltara 04 Jun 2020, 10:30:50 WIB PMI Provinsi Kalimantan Utara

Berita Terkait

Berita Populer

Deportasi Pekerja Migran Indonesia melalui Pelabuhan Tunon Taka Kabupaten Nunukan

Rabu, 03 Juni 2020 Pemerintah Malaysia memulangkan sebanyak 243 Deportasi Pekerja Migran Indonesia melalui Pelabuhan Tunon Taka Kabupaten Nunukan. Mengingat kondisi saat ini dalam Bencana Non alam COVID-19, maka Tim Gugus Tugas Percepatan Penanganan COVID-19 di Kabupaten Nunukan melakukan Pelayanan Screening (Pemeriksaan Kesehatan Dasar) dan Pemeriksaan Rapid Tes kepada seluruh Deportan yang ada. Kemudian setelah di lakukan Pemeriksaan dan Rapid Tes oleh Tim Gugus Tugas selanjutnya di serahkan kepada BPNP2TKI Kabupaten Nunukan untuk selanjutnya di Pulangkan ke Kampung Halaman masing masing.

Pada saat pemeriksaan Kesehatan dan Pemeriksaan Rapid Tes, PMI Kabupaten ikut terlibat didalamnya dimana peran PMI Kabupaten Nunukan bersama Puskesmas Nunukan dan Puskesmas Nunukan Timur melakukan Screening (pendataan). Di Sela sela Pelayanan Screening (Pendataan) yang di lakukan oleh PMI Kabupaten Nunukan yang berjumlah 3 Orang juga melakukan Pelayanan Pemulihan Hubungan Keluarga.

Sebelum melakukan pelayanan Pemulihan Hubungan Keluarga, Petugas RFL (Muhammad Aksan) yang telah di tentukan melakukan koordinasi kepada tim Gugus tugas untuk melakukan pelayanan Pemulihan Hubungan Keluarga.

Setelah mendapatkan persetujuan dari Tim Gugus tugas kemudian Petugas RFL berkoordinasi kepada Petugas Screening yang ada, dalam hal ini Petugas Kesehatan dari Puskesman Nunukan dan Nunukan Selatan dan para petugas Screening ikut membantu dalam melaksanakan Pelayanan Pemulihan Hubungan Kelaurga.

Secara teknis yang kami lakukan sebagai petugas Screening sekaligus Petugas RFL, setelah melakukan pendataan berdasarkan form screening kemudian kami memberikan sebuah brosur yang berisikan tentang Layanan Pemulihan Hubungan Keluarga (lihat pada gambar)dan merupakan salah satu bentuk Sosialiasi Layanan RFL kepada Deportan.

Pada hari ini seluruh deportan yang tiba di pelabuhan Nunukan sebenarnya telah di lakukan pendataan oleh Pemerintah Malaysia sehingga tujuan mereka ke kampung halaman di Indonesia dengan alamat yang jelas telah ada. Namun pada saat pendataan Screening, saya (Muhammad Aksan) mendapatkan 1 orang Deportan yang sebelumnya di data oleh petugas screening yang lain. saya sempat medengarkan bahwa selama di dalam tahanan tidak pernah berkomunikasi hingga saat ini kepada keluarganya di kampung karena Handpone/alat komunikasi tidak ada. setelah saya lakukan wawancara kepada deportan yang bernama ALFIN, ternyata selama 4 bulan (selama dalam tahanan di malaysia) belum pernah berkomunikasi dengan keluarganya. Setelah pendataan screening selesai yang seharusnya di lanjutkan dengan pengambilan sample darah namun karena telah mendapatkan izin sebelumnya dari tim gugus tugas sehingga saya melakukan layanan telpon gratis kepada Deportan tersebut. Saya mencoba menghubungi Nomor yang di berikan oleh ALFIN untuk menghubungi keluarganya namun yang pertama tidak tersambung namun setelah saya melakukan untuk yang kedua kali alhamdulillah tersambung dengan saudaranya di kampung.

Dalam layanan telpon gratis ini kondisi kami dalam keadaan menggunakan APD lengkap sesuai protokol kesehatan dan pada saat saya menghubungi keluarga ALFIN posisi alat Komunikasi (Handphone) yang saya gunakan tidak di sentuh oleh saudara ALFIN karena HP itu saya simpan di Meja kemudian saya Speaker dan ALFIN berbicara dengan saudaranya tanpa memegang HP dan berjarak.

Setelah Layanan telpon ini selesai kemudian HP saya biarkan di meja sampai Pelayanan Screening dan Pelayanan Pemulihan Hubungan Keluarga Selesai kami lakukan.

Setelah semua layanan selesai dan sebelum melepas APD, Handpone yang di gunakan tadi kami bersihkan dengan menggunakan Cairan Desinfektan dengan menjaga agar Handphone tidak Rusak.

Pada hari jumat,05 Juni akan ada lagi deportan sebanyak 80an orang (sumber informasi : Tim Gugus Tugas) dan layanan Pemulihan Hubungan Keluarga akan tetap kami lakukan seperti hari ini.




Write a Facebook Comment

Tuliskan Komentar anda dari account Facebook

View all comments

Write a comment

Loading....



Temukan juga kami di

Ikuti kami di facebook, twitter, Google+, Linkedin dan dapatkan informasi terbaru dari kami disana.

Jejak Pendapat

Apakah Anda Setuju PMI Provinsi Kaltara Memiliki Website?
  Sangat Setuju
  Setuju
  Kurang Setuju
  Tidak Setuju

Video Terbaru

View All Video