Author name: Amrin Kaltara

Organisasi

RISDIANTO KUKUHKAN KEPENGURUSAN PMI KABUPATEN NUNUKAN “KEMANUSIAAN ADALAH TANGGUNG JAWAB BERSAMA”

NUNUKAN – KALTARA, Di tengah semaraknya suasana persaudaraan, Aula Lantai V Kantor Bupati Nunukan tempat Pelantikan pada hari Sabtu, 20 September 2025 dipenuhi wajah-wajah penuh harapan. Senyum para Relawan, raut wajah tegar para Pengurus, dan pancaran semangat muda dari Generasi Palang Merah Remaja menyatu dalam satu tujuan  melanjutkan estafet pengabdian untuk Kemanusiaan.

Diseminasi

ORIENTASI KEPALANGMERAHAN ADALAH BEKAL HATI UNTUK MELAYANI SESAMA DAN JALAN HATI MENUJU PENGABDIAN

NUNUKAN – KALTARA, Suasana hangat dan penuh kekeluargaan terasa di Aula Lantai V Kantor Bupati Nunukan pada Sabtu, 20 September 2025. Hari itu bukan hanya menjadi saksi pelantikan Pengurus PMI Kabupaten Nunukan, tetapi juga menjadi momentum berharga ketika jajaran Pengurus, Pegawai, dan Relawan PMI mendapat pembekalan Orientasi Kepalangmerahan dari Amrin, SE, Kepala Markas PMI Provinsi Kalimantan Utara.

Relawan

SMARESSION IV 2025 AJANG PRESTASI DAN PERSAHABATAN PMR SE-KABUPATEN BULUNGAN

Tanjung Selor, Kaltara – Suasana semangat dan kebersamaan tampak jelas dalam gelaran SMANSATASE Red Cross Championship (SMARESSION) IV Tahun 2025 yang diselenggarakan oleh Palang Merah Remaja (PMR) Wira Unit SMAN 1 Tanjungselor pada Sabtu, 13 September 2025. Ajang tahunan ini menjadi wadah bagi seluruh unit PMR di Kabupaten Bulungan untuk menunjukkan kemampuan, kreativitas, sekaligus mempererat persahabatan.

Penanggulangan Bencana

PESERTA PMI KALTARA RAIH PRESTASI DI PELATIHAN RESTORING FAMILY LINKS, PMI PUSAT TEKANKAN PENTINGNYA APLIKASI ILMU DI LAPANGAN

JATINANGOR – JABAR,  Palang Merah Indonesia (PMI) Pusat bekerja sama dengan Komite Internasional Palang Merah (ICRC) sukses menyelenggarakan Pelatihan Pemulihan Hubungan Keluarga (Restoring Family Links) pada Situasi Tanggap Darurat Bencana, Konflik, dan Migran. Kegiatan yang berlangsung di Pusdiklat PMI Pusat Jatinangor, 9 – 13 September 2025 ini diikuti oleh 26 peserta dari berbagai Provinsi di Indonesia.

Pelatihan ditutup langsung oleh Mujtahiddin, Perwakilan dari Divisi Penanggulangan Bencana Markas PMI Pusat, serta dihadiri oleh Perwakilan ICRC, Layana Sungkar. Dalam sambutannya, Mujtahiddin menegaskan pentingnya peran peserta setelah kembali ke daerah masing-masing.

“Kami berharap seluruh peserta mampu menjadi agen informasi sekaligus menjadi pelaksana/pelaku nyata dari kegiatan Pemulihan Hubungan Keluarga. Ilmu yang didapatkan di sini tidak berhenti di ruang pelatihan, namun harus diaplikasikan saat kondisi darurat betul-betul terjadi di lapangan,” ujarnya.

Kebanggaan tersendiri datang dari PMI Provinsi Kalimantan Utara (Kaltara) yang berhasil menorehkan prestasi. Muhammad Aksan dari PMI Kota Tarakan meraih peringkat 2, disusul oleh Ignasius dari PMI Kabupaten Nunukan di peringkat 3. Prestasi ini menjadi bukti nyata kualitas relawan PMI dari daerah dalam menguasai keterampilan khusus di bidang Kemanusiaan.

Selain PMI Kaltara, pelatihan ini juga diikuti oleh perwakilan dari PMI Sumatera Utara, Jawa Tengah, Jawa Timur, Jawa Barat, Maluku, dan Nusa Tenggara Timur.

Dengan keberhasilan ini, PMI Pusat berharap seluruh peserta tidak hanya membawa pulang ilmu, tetapi juga menularkannya ke relawan di daerah serta siap menerapkannya di saat masyarakat membutuhkan.