# Karhutla di Juata Permai Tarakan Hanguskan Sekitar Tiga Hektare Lahan **TARAKAN, KALTARA** — Kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di kawasan Perumnas PNS RT 01, Kelurahan Juata Permai, Kecamatan Tarakan Utara, Kota Tarakan, Kalimantan Utara, menghanguskan lahan seluas sekitar tiga hektare pada Senin (12/10). Palang Merah Indonesia (PMI) Kota Tarakan menerjunkan satu unit ambulans beserta personel untuk melakukan asesmen dan membagikan masker kepada petugas serta masyarakat di sekitar lokasi kebakaran guna mengurangi risiko gangguan pernapasan akibat paparan asap. Berdasarkan Laporan Situasi Awal PMI Kota Tarakan, kebakaran dilaporkan terjadi sekitar pukul 13.15 WITA. Hingga pembaruan laporan pukul 16.05 WITA, luas lahan yang terdampak diperkirakan mencapai tiga hektare. Dalam respons tersebut, PMI melakukan asesmen kondisi di lapangan sekaligus membagikan masker kepada 14 orang, terdiri atas 11 laki-laki dan tiga perempuan. Laporan situasi awal mencatat tidak ada laporan korban meninggal dunia, luka-luka, hilang, maupun warga yang mengungsi. Namun, data tersebut mengacu pada kondisi saat laporan diperbarui dan dapat berubah sesuai perkembangan di lapangan. Sejumlah unsur terlibat dalam penanganan kebakaran, antara lain BPBD Kota Tarakan, PMK Sektor Utara, Fire Rescue PT PRI, Fire Rescue TNI AD, Satbrimob Polda, serta Korlakar yang melakukan pemadaman dan pendinginan. PDAM Tirta Alam turut menyuplai air untuk mendukung proses pemadaman. Sementara itu, PLN Tarakan melakukan perbaikan instalasi listrik dan ambulans TNI AD disiagakan untuk mendukung pelayanan kedaruratan. Pengamanan di sekitar lokasi dilakukan oleh Babinsa Juata Permai, Bhabinkamtibmas Juata Permai, dan Satuan Polisi Pamong Praja. Akses menuju lokasi kebakaran dilaporkan masih dapat dilalui kendaraan roda dua maupun roda empat. Dalam laporan tersebut, PMI Kota Tarakan juga mencatat belum terdapat kebutuhan tambahan maupun hambatan dalam pelaksanaan respons awal. PMI mengimbau masyarakat di sekitar lokasi kebakaran untuk mengurangi paparan asap, menggunakan masker saat beraktivitas di luar ruangan, serta mengikuti arahan petugas selama proses pemadaman dan pendinginan berlangsung. Penanganan terpadu antarlembaga diharapkan dapat membantu mengendalikan kebakaran sekaligus meminimalkan dampak terhadap kesehatan masyarakat dan lingkungan.

TARAKAN, KALTARA — Kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di kawasan Perumnas PNS RT 01, Kelurahan Juata Permai, Kecamatan Tarakan Utara, Kota Tarakan, Kalimantan Utara, menghanguskan lahan seluas sekitar tiga hektare pada Senin (12/10).

Palang Merah Indonesia (PMI) Kota Tarakan menerjunkan satu unit ambulans beserta personel untuk melakukan asesmen dan membagikan masker kepada petugas serta masyarakat di sekitar lokasi kebakaran guna mengurangi risiko gangguan pernapasan akibat paparan asap.

Berdasarkan Laporan Situasi Awal PMI Kota Tarakan, kebakaran dilaporkan terjadi sekitar pukul 13.15 WITA. Hingga pembaruan laporan pukul 16.05 WITA, luas lahan yang terdampak diperkirakan mencapai tiga hektare.

Dalam respons tersebut, PMI melakukan asesmen kondisi di lapangan sekaligus membagikan masker kepada 14 orang, terdiri atas 11 laki-laki dan tiga perempuan.

Laporan situasi awal mencatat tidak ada laporan korban meninggal dunia, luka-luka, hilang, maupun warga yang mengungsi. Namun, data tersebut mengacu pada kondisi saat laporan diperbarui dan dapat berubah sesuai perkembangan di lapangan.

Sejumlah unsur terlibat dalam penanganan kebakaran, antara lain BPBD Kota Tarakan, PMK Sektor Utara, Fire Rescue PT PRI, Fire Rescue TNI AD, Satbrimob Polda, serta Korlakar yang melakukan pemadaman dan pendinginan.

PDAM Tirta Alam turut menyuplai air untuk mendukung proses pemadaman. Sementara itu, PLN Tarakan melakukan perbaikan instalasi listrik dan ambulans TNI AD disiagakan untuk mendukung pelayanan kedaruratan.

Pengamanan di sekitar lokasi dilakukan oleh Babinsa Juata Permai, Bhabinkamtibmas Juata Permai, dan Satuan Polisi Pamong Praja.

Akses menuju lokasi kebakaran dilaporkan masih dapat dilalui kendaraan roda dua maupun roda empat. Dalam laporan tersebut, PMI Kota Tarakan juga mencatat belum terdapat kebutuhan tambahan maupun hambatan dalam pelaksanaan respons awal.

PMI mengimbau masyarakat di sekitar lokasi kebakaran untuk mengurangi paparan asap, menggunakan masker saat beraktivitas di luar ruangan, serta mengikuti arahan petugas selama proses pemadaman dan pendinginan berlangsung.

Penanganan terpadu antarlembaga diharapkan dapat membantu mengendalikan kebakaran sekaligus meminimalkan dampak terhadap kesehatan masyarakat dan lingkungan.

Login Admin