TARAKAN – KALTARA, Palang Merah Indonesia (PMI) Kota Tarakan melakukan asesmen awal dan memberikan layanan kesehatan kepada warga terdampak kebakaran permukiman di Jalan KH. Dewantara RT 05, Kelurahan Karang Balik, Kecamatan Tarakan Barat, Kota Tarakan, Kalimantan Utara.
Kebakaran dilaporkan terjadi pada Sabtu (22/8/2026) sekitar pukul 15.26 WITA. Hingga laporan diterima, penyebab kebakaran belum diketahui.
Pengurus PMI Kota Tarakan Muhammad, S.Kom., M.Kom. mengatakan, PMI langsung merespons kejadian dengan menerjunkan personel ke lokasi untuk melakukan asesmen serta memberikan pertolongan pertama dan pelayanan kesehatan.
“PMI Kota Tarakan melakukan asesmen awal, pelayanan kesehatan kepada petugas yang mengalami gangguan pernapasan, serta pelayanan kesehatan kepada masyarakat yang terdampak,” kata Muhammad.
Berdasarkan hasil pendataan sementara hingga pukul 18.00 WITA, kebakaran tersebut berdampak pada delapan kepala keluarga dengan total 25 jiwa. Sebanyak enam bangunan atau sarana terdampak, terdiri atas tiga mengalami kerusakan ringan dan tiga lainnya mengalami kerusakan berat.
Dalam respons tersebut, PMI mengerahkan ambulans PMI Kota Tarakan untuk mendukung pelayanan kesehatan dan pertolongan pertama di lokasi kejadian. Dari layanan yang diberikan, tercatat satu orang penerima manfaat laki-laki, sementara tidak terdapat penerima manfaat perempuan.
Muhammad mengimbau masyarakat meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi kebakaran, terutama ketika meninggalkan rumah, memasak, maupun menggunakan perangkat elektronik.
“Masyarakat agar tetap waspada dan memperhatikan kondisi rumah saat ditinggalkan. Saat memasak dan menggunakan perangkat elektronik juga harus lebih berhati-hati agar tidak terjadi kebakaran,” ujarnya.
Penanganan di lokasi melibatkan sejumlah unsur, antara lain PMI Kota Tarakan, Satpol PP dan PMK Tarakan, BPBD Kota Tarakan, Polres Tarakan, Pamapta, PLN, Pertamina, Tagana, Puskesmas Karang Rejo, Basarnas, PDAM, SAR Brimob, aparat kecamatan dan kelurahan, Babinsa, Bhabinkamtibmas, Ketua RT setempat, serta masyarakat.
Tim gabungan melakukan penanganan dan pendataan di lokasi dengan dukungan komunikasi menggunakan telepon seluler dan handy talky.
PMI Kota Tarakan memastikan pelayanan kemanusiaan diberikan sebagai bagian dari respons awal untuk membantu masyarakat terdampak serta mendukung penanganan kejadian bersama unsur terkait.