WhatsApp Image 2026 05 19 At 10.52.30

KSR PMI Unit UBT Cetak Relawan Tangguh, PLADIKSAR 7 Hari Ditutup dengan Simulasi Penanganan Darurat.

TARAKAN –  KALTARA, Palang Merah Indonesia melalui KSR PMI Unit Universitas Borneo Tarakan sukses menyelenggarakan kegiatan Pelatihan dan Pendidikan Dasar (PLADIKSAR) selama tujuh hari yang diikuti sebanyak 27 peserta dari kalangan mahasiswa maupun masyarakat umum. Kegiatan tersebut menjadi langkah nyata dalam membentuk relawan muda yang siap terjun dalam kegiatan kemanusiaan dan penanggulangan bencana.

Pelaksanaan PLADIKSAR berlangsung dengan penuh semangat dan antusiasme peserta. Selama satu pekan, para peserta mendapatkan berbagai materi dasar kepalangmerahan, mulai dari pertolongan pertama, evakuasi korban, penanganan bencana, kepemimpinan, hingga penguatan mental dan kerja sama tim. Tidak hanya menerima teori di dalam ruangan, peserta juga dilatih menghadapi situasi lapangan melalui praktik langsung dan kegiatan simulasi.

Soni Marwan Lilit Ketua Umum KSR PMI Unit UBT kegiatan menyampaikan bahwa PLADIKSAR merupakan tahapan penting bagi calon anggota KSR PMI sebelum resmi menjadi relawan aktif. Melalui pelatihan tersebut, peserta dibentuk agar memiliki kesiapan fisik, mental, serta kemampuan teknis dalam menjalankan misi kemanusiaan.

“Pelatihan ini bukan hanya tentang kedisiplinan dan keterampilan, tetapi juga bagaimana menanamkan nilai kemanusiaan, kepedulian sosial, dan rasa tanggung jawab kepada sesama,” ujarnya.

Suasana semakin menegangkan sekaligus menarik saat memasuki hari terakhir kegiatan. Seluruh peserta mengikuti simulasi penanganan kondisi darurat yang dirancang menyerupai situasi nyata di lapangan. Dalam simulasi tersebut, peserta dituntut mampu melakukan evakuasi korban, memberikan pertolongan pertama, serta bekerja cepat dan tepat dalam kondisi penuh tekanan.

Simulasi ini menjadi bentuk evaluasi akhir terhadap materi yang telah diberikan selama tujuh hari pelatihan. Para peserta tampak serius menjalankan setiap peran yang diberikan, mulai dari tim medis, evakuasi, hingga koordinasi lapangan. Kemampuan komunikasi dan kerja sama tim juga menjadi poin penting dalam pelaksanaan simulasi tersebut.

Eva Marwah Lestari Kepala Markas PMI Kota Tarakan memberikan apresiasi tinggi atas terselenggaranya kegiatan PLADIKSAR tersebut. Menurutnya, kegiatan seperti ini sangat penting dalam mencetak generasi muda yang memiliki jiwa relawan, kepedulian sosial, dan kesiapsiagaan terhadap berbagai situasi kemanusiaan.

“Kami sangat mengapresiasi semangat para peserta dan panitia yang telah mengikuti kegiatan ini dengan sungguh-sungguh. Harapannya, para peserta nantinya dapat menjadi relawan yang mampu membantu masyarakat ketika terjadi kondisi darurat maupun bencana,” ungkapnya.

Selain menjadi wadah pembelajaran, kegiatan PLADIKSAR juga mempererat solidaritas antarpeserta. Selama pelatihan berlangsung, mereka belajar untuk saling mendukung, bekerja sama, dan membangun rasa kekeluargaan dalam semangat kemanusiaan.

Dengan berakhirnya kegiatan ini, KSR PMI Unit Universitas Borneo Tarakan berharap seluruh peserta dapat terus mengembangkan kemampuan yang dimiliki dan aktif berkontribusi dalam kegiatan sosial maupun kemanusiaan di tengah masyarakat. Kegiatan ini sekaligus menjadi bukti bahwa generasi muda memiliki peran besar dalam membangun kepedulian sosial dan semangat gotong royong demi membantu sesama.