BERITA UTAMA

PMI KOTA TARAKAN GELAR MUSYAWARAH KERJA 2026 BAHAS TANTANGAN PELAYANAN DAN PENGUATAN PROGRAM KEMANUSIAAN

WhatsApp Image 2026 02 07 At 14.25.04
Sambutan Sekretaris PMI Provinsi Kalimantan Utara, pada Musyawarah Kerja PMI Kota Tarakan tahun 2026

TARAKAN - KALTARA, Palang Merah Indonesia (PMI) Kota Tarakan menggelar Musyawarah Kerja (Musker) Tahun 2026 pada Jumat, 7 Februari 2026, bertempat di Markas PMI Kota Tarakan. Kegiatan ini menjadi forum strategis untuk mengevaluasi pelaksanaan program dan keuangan tahun 2025 sekaligus memantapkan rencana kerja tahun 2026.

Musyawarah Kerja dibuka secara resmi oleh Ketua PMI Kota Tarakan, A. Hamid Amren, SE, dan dihadiri jajaran Pengurus PMI Provinsi Kalimantan Utara, Pengurus PMI Kota dan Kecamatan se-Kota Tarakan, Koordinator Forel, pegawai, serta relawan PMI Kota Tarakan.

Sekretaris PMI Provinsi Kalimantan Utara, Dedy Setiawansyah,S.T., M.AP dalam sambutannya menyampaikan apresiasi atas konsistensi PMI Kota Tarakan dalam melaksanakan Musyawarah Kerja setiap tahun dengan melibatkan seluruh unsur organisasi. Menurutnya, hal tersebut mencerminkan komitmen PMI Kota Tarakan dalam menjalankan amanah organisasi sesuai Anggaran Dasar dan Anggaran Rumah Tangga (AD/ART) Palang Merah Indonesia.

“Musyawarah Kerja ini tidak hanya menjadi forum evaluasi program tahun 2025, tetapi juga menjadi wadah strategis dalam menyusun dan memantapkan program kerja tahun 2026 agar selaras dengan Rencana Strategis PMI Tahun 2024–2029,” ujarnya.

Dedy juga menyoroti sejumlah tantangan yang dihadapi PMI Kota Tarakan, khususnya dampak operasional akibat terbentuknya Unit Donor Darah (UDD) RSUD di Kota Tarakan yang memengaruhi layanan UDD PMI Kota Tarakan. Ia berharap Musyawarah Kerja dapat menghasilkan langkah-langkah strategis dan solusi konstruktif agar pelayanan kemanusiaan tetap berjalan secara berkelanjutan dan profesional.

Selain itu, ia menekankan kondisi keuangan daerah yang tengah mengalami penurunan dan berdampak pada program PMI di seluruh Kalimantan Utara. Oleh karena itu, PMI Provinsi mendorong seluruh PMI Kabupaten/Kota untuk melaksanakan Bulan Dana PMI sebagai upaya penguatan pendanaan, sesuai amanah Undang-Undang Nomor 1 Tahun 2018 tentang Kepalangmerahan.

Sementara itu, Ketua PMI Kota Tarakan, A. Hamid Amren, S.E, dalam sambutannya menyampaikan terima kasih atas kehadiran Pengurus PMI Provinsi Kalimantan Utara. Ia menjelaskan bahwa Musyawarah Kerja merupakan bagian dari rangkaian evaluasi rutin yang selama ini dilakukan melalui monitoring dan evaluasi (monev) bulanan.

“Program kerja PMI Kota Tarakan disusun berdasarkan rencana strategis dan terbagi dalam empat bidang utama, yakni Organisasi, Relawan dan Pengembangan Sumber Daya, Pelayanan Kesehatan, serta Penanggulangan Bencana,” jelasnya.

Ia juga memberikan penghargaan kepada seluruh jajaran PMI Kota Tarakan, khususnya para relawan yang selama ini aktif berpartisipasi dalam berbagai kegiatan kemanusiaan, baik di PMI maupun dalam kolaborasi dengan pemerintah dan organisasi lainnya.

Terkait tantangan, Hamid mengungkapkan keterbatasan stok bantuan penanggulangan bencana yang berdampak pada pelayanan kepada masyarakat terdampak, sehingga membutuhkan dukungan dari PMI Provinsi Kalimantan Utara. Di sisi lain, pelayanan darah tetap berjalan dengan melayani lima rumah sakit di Kota Tarakan, meskipun terjadi penurunan permintaan darah.

Musyawarah Kerja PMI Kota Tarakan Tahun 2026 ini juga menjadi agenda penyampaian laporan dan rencana kerja oleh Kepala Markas PMI Kota Tarakan dan Kepala Unit Donor Darah (UDD).

Dengan digelarnya Musyawarah Kerja ini, PMI Kota Tarakan diharapkan mampu memperkuat soliditas organisasi, meningkatkan kualitas pelayanan, serta terus hadir memberikan pelayanan kemanusiaan yang optimal bagi masyarakat Kota Tarakan.