

TANJUNG SELOR – KALTARA – Suasana Car Free Day (CFD) di kawasan Tebu Kayan, Kabupaten Bulungan, terasa berbeda pada Minggu pagi ini. Lebih dari sekadar aktivitas olahraga, momen tersebut juga menjadi ajang kepedulian lingkungan melalui kegiatan bertajuk "Growing Up Our City", yang digagas oleh PMR WIRA Unit SMA Negeri 1 Tanjung Selor.
Mengusung semangat bakti lingkungan, kegiatan ini melibatkan 192 peserta dari berbagai sekolah di Kabupaten Bulungan. Mereka tergabung dalam aksi bersih-bersih lingkungan yang menyasar area CFD. Para peserta berasal dari:
Aksi ini juga didampingi oleh anggota KSR dan TSR dari Palang Merah Indonesia (PMI), menandakan kolaborasi lintas satuan dalam menumbuhkan kepedulian terhadap lingkungan.
Menurut Zubair, S.Pd, Pengurus PMI Kabupaten Bulungan sekaligus Pembina PMR SMA Negeri 1 Tanjung Selor, kegiatan ini merupakan bagian dari pelaksanaan Tri Bakti PMR, yaitu meningkatkan keterampilan, pengabdian, dan pembentukan karakter relawan muda. Kami ingin menumbuhkan kesadaran dan kepedulian masyarakat terhadap kebersihan serta kelestarian lingkungan sekitar melalui aksi nyata di ruang publik seperti CFD,” ungkapnya.
Ketua PMR Unit SMAN 1 Tanjung Selor, Muhammad Alden Agliana, berharap kegiatan ini menjadi pengingat pentingnya tanggung jawab kolektif dalam menjaga kebersihan kota. Semoga masyarakat lebih peka dan aktif berperan dalam menjaga lingkungan. Kota yang bersih dan sehat adalah tanggung jawab kita bersama, ujarnya.
Namun tak hanya pujian, kegiatan ini juga menjadi momen refleksi dan evaluasi. Jumilsa, anggota PMR WIRA SMKN 1 Tanjung Selor, mengingatkan agar kegiatan ke depan lebih menekankan pada pengumpulan sampah kecil yang sering terabaikan. Kami berharap kegiatan selanjutnya lebih fokus pada sampah kecil juga. Seperti puntung rokok, tusuk sate, dan plastik kecil, karena itu yang justru paling banyak tercecer, katanya.
Sementara itu, Karlina, Pembina PMR Unit Madya SMPN 7 Tanjung Selor, menyatakan bahwa dampak positif dari kegiatan ini bukan hanya terlihat pada lingkungan, tapi juga pada karakter anak-anak yang lebih sadar dan peduli. Kami ingin anak-anak tumbuh dengan kesadaran akan pentingnya kebersihan lingkungan, yang pada akhirnya berpengaruh pada kesehatan mereka dan masyarakat luas, jelasnya.
Kegiatan "Growing Up Our City" bukan sekadar slogan. Ini adalah cerminan gerakan nyata dari generasi muda yang ingin melihat perubahan positif di kota mereka. Harapannya, kegiatan seperti ini terus berkembang dan menginspirasi lebih banyak pihak untuk turut ambil bagian dalam menjaga lingkungan karena masa depan kota, ada di tangan kita bersama.